Harga Emas Melambung, Daya Beli Warga di Pasar Rabu Diapatih Buol Meningkat Drastis
- 19 Mar 2026 00:27 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Suasana Pasar Rabu di Desa Diapatih, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, mendadak berubah menjadi lautan manusia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Lonjakan pengunjung ini dipicu oleh tren kenaikan harga emas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga setempat yang mayoritas berprofesi sebagai penambang emas.
Kenaikan harga logam mulia tersebut menjadi berkah bagi ekonomi masyarakat. Hasil tambang yang bernilai tinggi membuat daya beli warga di wilayah pesisir dan perbukitan meningkat signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sektor pakaian dan perlengkapan ibadah menjadi primadona. Warga memadati lapak pedagang untuk membeli baju baru, kain, hingga perlengkapan salat guna menyambut hari raya.
Salah satu pedagang kain di Pasar Rabu Diapati, Leped, mengaku suasana pasar tahun ini jauh lebih ramai dibandingkan sebelumnya. Ia menyebut kenaikan harga emas sebagai faktor utama meningkatnya aktivitas jual beli.
“Alhamdulillah, pasar hari ini sangat ramai pengunjung. Karena harga emas lagi naik tinggi, warga yang mayoritas penambang jadi punya pegangan uang lebih untuk belanja kebutuhan Lebaran. Banyak yang beli kain untuk dijahit jadi baju baru,” ujar Leped, Rabu (18/3/2026).
Bagi masyarakat Desa Diapati, pergerakan harga emas menjadi indikator utama geliat ekonomi desa. Saat harga emas melonjak, perputaran uang di pasar tradisional ikut meningkat dan memberikan dampak positif bagi para pedagang UMKM.
Selain pakaian, kebutuhan pokok seperti sembako dan perlengkapan rumah tangga juga mulai diburu warga untuk persiapan jamuan Lebaran. Diperkirakan, puncak keramaian Pasar Rabu akan terus berlangsung hingga satu minggu menjelang Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....