Toleransi Beragama Jaga Harmoni jelang Nyepi
- 18 Mar 2026 09:08 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Toleransi antarumat beragama dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan rukun di tengah keberagaman masyarakat. Sikap saling menghargai perbedaan keyakinan juga dinilai mampu mencegah potensi perpecahan yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tolitoli, Ustad Hi. Muhammad Falatehan Lc, saat diwawancarai RRI terkait pentingnya menjaga toleransi menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi yang waktunya hanya berselang satu hari.
Menurutnya, toleransi tidak hanya mempererat hubungan sosial antar warga, tetapi juga menumbuhkan rasa saling percaya dan memperkuat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, sikap ini juga menjamin setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa adanya intimidasi.
Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam terdapat aturan terkait amalan wajib dan sunnah, termasuk anjuran mengumandangkan takbir yang juga disebutkan dalam Al-Qur’an. Takbiran merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam menyambut hari raya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa menjaga perdamaian dan ketentraman juga merupakan bagian penting dari ajaran agama. Terlebih dalam kondisi masyarakat yang terdiri dari kelompok mayoritas dan minoritas di suatu daerah, sikap saling pengertian dan toleransi menjadi sangat diperlukan.
“Dengan saling menghargai dan memahami, kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga kerukunan bersama,” ujarnya Rabu 18 Maret 2026.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengedepankan nilai-nilai toleransi, khususnya dalam momentum perayaan hari besar keagamaan, agar kehidupan bermasyarakat tetap kondusif dan harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....