Gerakan Pangan Murah Buol Bantu Jaga Daya Beli
- 11 Mar 2026 16:42 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol - Ratusan warga Kabupaten Buol memadati area Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol yang bekerja sama dengan bulog, di halaman masjid Agung Attafakur. Tingginya animo masyarakat terlihat dari antrian yang sudah mengular sejak pagi hari, sesaat sebelum Kegiatan resmi dibuka.
Animo luar biasa terlihat dari antrian warga yang sudah mengular sejak pukul 08.00 WITA, meski tenda komoditas baru dijadwalkan buka satu jam setelahnya. Petugas keamanan dan panitia di lapangan tampak sibuk mengatur alur masuk warga agar tetap tertib dan kondusif.
Kegiatan GPM ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Fluktuasi harga beberapa komoditas pokok di pasar tradisional dalam beberapa pekan terakhir mulai menekan daya beli masyarakat, sehingga intervensi pasar dianggap mendesak untuk dilakukan.
Beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam menjadi primadona utama dalam gelaran kali ini. Selisih harga yang ditawarkan memang cukup menggiurkan bagi para ibu rumah tangga.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, yang hadir langsung memantau jalannya kegiatan, menyatakan bahwa GPM merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam merespons dinamika harga pangan.
"Hari ini kita menyaksikan langsung betapa besarnya harapan masyarakat terhadap akses pangan yang terjangkau. Animo yang sangat tinggi ini menunjukkan bahwa program GPM memang tepat sasaran dan sangat dibutuhkan," Kepala dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Buol, Usman saat ditemui tim rri.co.id, Rabu 11 Maret 2026
Selain bahan pokok utama, stan yang menyediakan bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit juga tidak luput dari serbuan. Komoditas ini dijual dengan harga kompetitif untuk memutus rantai distribusi yang panjang, yang selama ini sering menyebabkan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran.
Melalui Gerakan Pangan Murah yang dilakukan serentak ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap dapat menjaga psikologi pasar. Dengan tersedianya stok pangan murah yang melimpah, ruang bagi para spekulan atau oknum pedagang untuk memainkan harga menjadi semakin sempit.
Sememtara itu Melihat tingginya animo dan dukungan positif dari warga Kabupaten Buol, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Usman, berencana untuk menjadikan kegiatan ini sebagai program bulanan yang konsisten. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan
Pantauan di lokasi menunjukkan meskipun antrian cukup panjang, proses transaksi berjalan tertib dengan pengawalan dari petugas dan panitia setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....