Animo Tinggi Warga Buol Serbu Gerakan Pangan Murah

  • 11 Mar 2026 16:14 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Halaman Masjid Agung At-Tafakkur Kabupaten Buol difungsikan sebagai tempat pelaksanaan gerakan Pasar Murah pada Rabu pagi, 11 Maret 2026. Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Buol memadati area Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buol guna menyiasati lonjakan harga pangan yang mulai meresahkan masyarakat.

Animo luar biasa terlihat dari antrian warga yang sudah mengular sejak pukul 08.00 WITA, meski tenda komoditas baru dijadwalkan buka satu jam setelahnya. Petugas keamanan dan panitia di lapangan tampak sibuk mengatur alur masuk warga agar tetap tertib dan kondusif.

Kegiatan GPM ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Fluktuasi harga beberapa komoditas pokok di pasar tradisional dalam beberapa pekan terakhir mulai menekan daya beli masyarakat, sehingga intervensi pasar dianggap mendesak untuk dilakukan.

Beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam menjadi primadona utama dalam gelaran kali ini. Selisih harga yang ditawarkan memang cukup menggiurkan bagi para ibu rumah tangga.

Khadija (42), warga Kelurahan Kali, adalah salah satu dari sekian banyak warga yang rela mengantri sejak pagi buta. Baginya, setiap rupiah yang bisa dihemat sangat berarti bagi dapur keluarganya.

“Alhamdulillah, harga di sini lumayan jauh selisihnya dari harga yang ada di pasar. Untuk kami ibu rumah tangga, selisih dua ribu atau tiga ribu rupiah itu sangat berpengaruh. Kalau beli banyak, hematnya bisa dipakai buat beli kebutuhan anak yang lain,” ujar Khadija saat ditemui tim rri.co.id, Rabu 11 Maret 2026

Selain bahan pokok utama, stan yang menyediakan bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit juga tidak luput dari serbuan. Komoditas ini dijual dengan harga kompetitif untuk memutus rantai distribusi yang panjang, yang selama ini sering menyebabkan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran.

Melalui Gerakan Pangan Murah yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kabupaten Buol berharap dapat menjaga psikologi pasar. Dengan tersedianya stok pangan murah yang melimpah, ruang bagi para spekulan atau oknum pedagang untuk memainkan harga menjadi semakin sempit.

Pantauan di lokasi menunjukkan meskipun antrian cukup panjang, proses transaksi berjalan tertib dengan pengawalan dari petugas dan panitia setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....