SPMB 2026 Buol Siap Terapkan Sistem Zonasi Transparan

  • 09 Mar 2026 09:56 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Moh. Suyud, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi Rapat Pendampingan Pemerintah Daerah dalam Penyempurnaan Petunjuk Teknis (Juknis) Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Kegiatan digelar pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 09.00 WITA, bertempat di Aula Seni Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol.

Dilansir dari laman resmi Diskominfo Buol, rapat tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tengah. Selain itu, hadir juga perwakilan dari Dinas Kominfo, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, para koordinator pengawas, kepala bidang di lingkungan Dikbud Buol, serta panitia SPMB Tahun 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan dan mematangkan juknis SPMB, agar pelaksanaan penerimaan murid baru di Kabupaten Buol dapat berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku. “Pendampingan ini penting agar setiap tahap seleksi lebih jelas dan terukur,” kata salah satu narasumber dari BPMP Sulteng.

Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol menekankan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun 2026 tetap mengacu pada kebijakan sistem zonasi. Ia menambahkan bahwa penerimaan murid baru akan dilaksanakan melalui empat jalur utama, yaitu Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi.

Rapat pendampingan juga membahas mekanisme teknis pelaksanaan SPMB, termasuk prosedur pendaftaran, verifikasi dokumen, hingga penentuan hasil seleksi. Menurut narasumber BPMP Sulteng, pendampingan langsung ini akan membantu daerah memastikan setiap langkah sesuai standar nasional.

Dengan penyusunan juknis yang komprehensif, diharapkan proses penerimaan murid baru dapat berjalan adil dan tertib. Semua calon peserta didik di Kabupaten Buol akan memiliki kesempatan yang merata untuk mengikuti seleksi, tanpa diskriminasi.

Akhirnya, rapat ini menjadi momentum penting bagi Dikbud Buol untuk memperkuat koordinasi antar instansi terkait. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan sistem SPMB yang lebih profesional dan terpercaya di Kabupaten Buol pada tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....