Anggaran Naik, Desain Jembatan Gantung Salu Dipertanyakan
- 08 Mar 2026 18:37 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Pembangunan Jembatan Gantung Salu di Dusun Salu, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat. Proyek infrastruktur tersebut dipertanyakan setelah terjadi perubahan desain, sementara nilai anggarannya justru mengalami kenaikan cukup signifikan.
Berdasarkan dokumen perencanaan awal, pembangunan jembatan tersebut telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2024 sebesar Rp2,5 miliar. Pada rancangan awal tersebut, konstruksi jembatan direncanakan memiliki tiang penyangga di bagian tengah bentangan.
Namun, pada tahun anggaran 2024 proyek tersebut tidak berjalan karena tidak ada rekanan yang mengajukan penawaran. Pemerintah daerah kemudian kembali menganggarkannya pada 2025 dengan tambahan dana sekitar Rp600 juta, sehingga total nilai proyek meningkat menjadi Rp3,1 miliar.
Perubahan justru terjadi pada desain konstruksi jembatan setelah anggaran dinaikkan. Tiang penyangga di bagian tengah yang sebelumnya tercantum dalam rancangan awal malah dihilangkan dari desain terbaru.
Anggota DPRD Tolitoli dari Fraksi Golkar Jemi Yusuf menegaskan bahwa berdasarkan desain awal tahun 2024, jembatan tersebut memang dirancang memiliki tiang penyangga di tengah bentangan. “Dalam desain awalnya memang ada tiang penyangga di tengah sebagai bagian dari konstruksi,” kata Jemi.
Hal serupa juga disampaikan mantan Kepala Dinas PUPR Tolitoli, Ir. Fajar Suko Suhada. Ia menyebut rancangan awal jembatan tersebut memang dilengkapi dengan penyangga tengah. “Sesuai desain awalnya memang memiliki tiang penyangga,” ujar Fajar saat dikonfirmasi.
Jemi menilai perubahan desain tersebut menimbulkan pertanyaan besar, terutama karena anggaran proyek justru bertambah. Menurutnya, dengan bentangan jembatan yang mencapai sekitar 100 meter, keberadaan tiang penyangga dinilai penting untuk menjaga kekuatan konstruksi. “Seharusnya tiang penyangga tengah itu tetap ada. Anggarannya sudah dinaikkan Rp 600 juta, tapi malah penyangganya dihilangkan. Ini sangat rawan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tolitoli Zulkarnain, ST telah coba dihubungi untuk di konfirmasi terkait perubahan desain dan penambahan anggaran proyek jembatan tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari beliau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....