Safari Ramadhan, Wabup Sahid Salurkan Sembako di Toribulu

  • 08 Mar 2026 08:48 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Wakil Ketua TP-PKK dan sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Dilansir dari laman resmi Dinas Kominfo Parigi Moutong, pada kesempatan itu, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan 50 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt Kepala BPBD, Plt Kepala Dinas PTSP, Camat Toribulu, serta beberapa pejabat eselon lainnya dari berbagai instansi.

Dalam sambutannya, Abdul Sahid mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya narkoba yang dinilai dapat merusak masa depan anak-anak.

“Saya meminta kepada kita semua agar menjaga anak-anak kita dari pengaruh narkoba. Ini tanggung jawab bersama agar generasi kita tidak terjerumus pada hal-hal yang merusak masa depan mereka,” ujar Sahid.

Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan masa depan generasi muda melalui pendidikan dan keterampilan. Menurutnya, lulusan SMA perlu didorong untuk mengikuti pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK) agar memiliki kemampuan yang dapat digunakan di dunia kerja.

“Bagi anak-anak kita yang sudah tamat SMA, dorong mereka mengikuti pelatihan di BLK supaya memiliki keahlian dan siap bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sahid menyampaikan rencana pembangunan smelter terbesar yang direncanakan berdiri di wilayah Siniu. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan sekitar 30 ribu tenaga kerja dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal.

Selain itu, ia menegaskan bahwa harga gas LPG 3 kilogram di masyarakat tidak boleh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan pangkalan yang menjual di atas harga tersebut, pemerintah daerah akan memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin usaha.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan dan toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....