Jelang Idul Fitri, Penukaran Uang Baru Diserbu Warga
- 06 Mar 2026 12:55 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sejumlah bank di Kabupaten Tolitoli mulai membuka layanan penukaran uang baru bagi masyarakat. Layanan ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan warga, baik untuk tradisi Lebaran maupun keperluan lainnya.
Salah satu bank yang menyediakan layanan tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Tolitoli. Pimpinan BSI Cabang Tolitoli, Mohammad Rafik mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuka layanan penukaran uang baru sejak sepekan terakhir.
Menurut Rafik, program penukaran uang baru ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari cepat habisnya uang pecahan kecil mulai dari Rp1.000 hingga Rp10.000 yang ditukarkan oleh warga. Saat ini, pecahan yang masih tersedia hanya uang Rp20.000.
“Untuk layanan penukaran uang baru tersebut, BSI Cabang Tolitoli menyiapkan dana sekitar Rp300 juta yang disuplai langsung oleh Bank Indonesia. Program ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Idul Fitri guna membantu masyarakat memperoleh uang pecahan baru,” ujar Pimpinan BSI Cabang Tolitoli, Muhammad Rafik kepada rri.co.id, Jumat (6/3/2026).
Namun tingginya minat masyarakat membuat stok uang pecahan kecil cepat habis. Karena itu, pihak BSI Cabang Tolitoli kembali mengajukan permintaan tambahan uang pecahan kecil kepada Bank Indonesia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Galang, Iskandar Mashur menyambut positif program penukaran uang baru tersebut. Ia menilai layanan ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan uang pecahan kecil untuk tradisi Lebaran.
“Biasanya saat Lebaran banyak anak-anak datang bersilaturahmi ke rumah. Mereka diberikan uang baru dengan pecahan kecil seperti Rp1.000 sampai Rp5.000. Jadi program ini sangat membantu masyarakat,” kata Iskandar.
Ia berharap layanan penukaran uang baru tidak hanya dilaksanakan menjelang Idul Fitri, tetapi juga dapat digelar pada momen hari besar keagamaan lainnya. Menurutnya, program ini tidak hanya menjaga tradisi Lebaran, tetapi juga membantu perputaran ekonomi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....