Tim WASEV TMMD Kunjungi Desa Oyom Lampasio
- 04 Mar 2026 12:54 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi upaya nyata mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Kegiatan yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini dipusatkan di Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Tolitoli.
TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang bertujuan meningkatkan pembangunan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah pedesaan, terpencil, dan kurang mampu.
Dalam pemaparan di hadapan Tim Pengawasan dan Evaluasi (WASEV), Kasdim 1305 Buol Toli-Toli Kapten Infanteri Roy Kalalembang menjelaskan bahwa penentuan Desa Oyom sebagai lokasi TMMD dilakukan berdasarkan arahan komando atas dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
Menurutnya, kondisi desa tersebut masih tergolong tertinggal sehingga membutuhkan perhatian dalam pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan warga.
“Desa Oyom termasuk kategori desa tertinggal. Terdapat satu dusun yang merupakan daerah transmigrasi lokal, dengan mayoritas rumah warga masih tergolong tidak layak huni. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani,” ujar Kapten Infanteri Roy Kalalembang kepada rri.co.id, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan, pada TMMD ke-127 terdapat lima sasaran fisik yang menjadi prioritas pembangunan. Di antaranya pengerasan jalan sepanjang 650 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan satu unit masjid, pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan satu unit MCK, serta pembangunan fasilitas TNI Manunggal Air di lima titik.
Selain kegiatan fisik, program TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan serta kesejahteraan warga.
Sementara itu, Pabansahli Kasad Bidang Ekonomi sekaligus Ketua Tim WASEV TMMD ke-127, Kolonel Infanteri Hadi Purwosubroto mengatakan bahwa kegiatan pengawasan dan evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja organisasi Satuan Tugas TMMD sejak tahap perencanaan hingga penutupan program.
“TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 direncanakan akan ditutup pada 11 Maret 2026. Program ini sebelumnya dikenal sebagai AMD atau ABRI Masuk Desa yang merupakan operasi bakti TNI secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi dan komponen masyarakat,” kata Kolonel Infanteri Hadi Purwosubroto.
Menurutnya, program TMMD dilaksanakan secara serentak secara nasional guna mempercepat pembangunan wilayah, khususnya di daerah terpencil, tertinggal, terisolasi, wilayah perbatasan hingga pulau terluar.
Kegiatan WASEV TMMD ke-127 yang berlangsung di Kodim 1305/Buol Toli-Toli tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas PMD Tolitoli, Camat Lampasio, Plt Kepala Desa Oyom serta perwakilan dari Dinas PUPR.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....