BPJN Sulteng Periksa Jalan dan Jembatan Tolitoli Pascagempa
- 03 Mar 2026 15:06 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah bergerak cepat memeriksa kondisi jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Tolitoli pasca gempa bumi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tim teknis diterjunkan ke sejumlah titik terdampak untuk memastikan infrastruktur transportasi tetap aman dan dapat dilalui masyarakat.
PPK 1.3 BPJN Sulawesi Tengah Ari Subadra saat dihubungi RRI pada Selasa, 3 Maret 2026 menyampaikan bahwa pemeriksaan difokuskan pada ruas jalan nasional serta jembatan strategis yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah kecamatan. Sejumlah jalur utama di Tolitoli menjadi prioritas, mengingat perannya yang vital dalam mendukung mobilitas warga dan distribusi logistik.
Ari Subadra menyampaikan bahwa pihak BPJN Sulawesi Tengah telah memberikan peringatan gempa kepada seluruh jajaran kepegawaian sebelum terjadinya dampak di wilayah Tolitoli. Ia menjelaskan, sejumlah lokasi yang berada di bawah lingkup BPJN Sulawesi Tengah, termasuk daerah yang terdampak di Tolitoli, telah terdata dan tercantum dalam daftar wilayah terdampak.
Disampaikan bahwa pihaknya mendapat perintah untuk melakukan inspeksi terhadap sejumlah jembatan yang dinilai rawan gempa dan potensi gangguan lainnya. Ia menjelaskan, pada ruas wilayah kerjanya yang membentang dari Malala hingga Lingadan, timnya telah melakukan pemeriksaan di beberapa jembatan. Dari sejumlah jembatan tersebut, tiga di antaranya berada langsung dalam ruas yang menjadi tanggung jawabnya.
"Pertama, kami diperintahkan untuk meng-inspeksi kondisi-kondisi jembatan yang rawan gempa dan lain-lain, terutamanya seperti itu. Sehingga kami dari ruas wilayah kerja saya dari Malala sampai Lingadan itu, kami inspeksi di jembatan Butu Ulayah, jembatan Mara, dan jembatan tiga, sama jembatan Lonti." ujarnya.
Namun demikian, Ari menambahkan bahwa dampak gempa tidak menutup kemungkinan meluas hingga ke wilayah kerja PPK lainnya. Ia menyebutkan, pada ruas Lingadan hingga Buol juga dilakukan inspeksi terhadap sejumlah jembatan, meski dirinya tidak mengetahui secara rinci jembatan yang diperiksa. Selain itu, pemeriksaan serupa turut dilaksanakan pada ruas Buol hingga perbatasan Gorontalo.
Ditegaskan Ari, inspeksi jalan ini tidak hanya dilakukan saat terjadi gempa saja, tetapi juga secara berkala, baik mingguan maupun harian. Ia mengatakan tim di lapangan secara rutin melakukan survei untuk memantau kondisi jalan di berbagai wilayah. Menurutnya, pemeriksaan tersebut mencakup identifikasi kerusakan seperti lubang, jalan amblas, dan berbagai bentuk kerusakan lainnya. Kegiatan itu merupakan bagian dari tugas rutin para penilik jalan yang bertanggung jawab atas pemeliharaan infrastruktur di wilayah Sulawesi Tengah.
"Jadi, kalau inspeksi jalan, tidak hanya saat terjadi gempa saja, tapi kondisi-kondisi tertentu yang ada, seperti minggu atau harian, itu dari tim-tim kami itu sudah mensurvei kondisi jalan. Sebenarnya kalau jalan, jika mensurvei, dengan kondisi-kondisi yang ada jalan. Misalnya, ada lubang atau ada amblas dan sebagainya, itu adalah rutinitas pekerjaan dari penilik-penilik jalan yang ada di wilayah Sulawesi Tengah." terangnya.
Ari memastikan kondisi jalan pasca gempa di Tolitoli masih dalam keadaan aman. Ia menjelaskan bahwa tim telah mengumpulkan data dan dokumentasi berupa foto serta melakukan inspeksi berdasarkan poin-poin pemeriksaan yang telah ditetapkan. Hasil inspeksi tersebut kemudian dilaporkan melalui aplikasi untuk membandingkan kondisi terbaru dengan situasi sebelum gempa, guna mengetahui ada atau tidaknya perubahan. “Alhamdulillah, masih aman. Mudah-mudahan tetap aman,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....