Mogoguyu, Tradisi Suku Buol Jaga Harmoni Alam

  • 25 Feb 2026 13:09 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Di tengah gempuran modernisasi, masyarakat Suku Buol tetap teguh menjaga warisan nenek moyang mereka. Salah satu tradisi yang masih lestari hingga kini adalah Mogoguyu, sebuah ritual adat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan perlindungan tanaman padi dari serangan hama.

Tradisi Mogoguyu biasanya dilaksanakan saat padi mulai menguning atau menjelang musim panen. Ritual ini tidak sekadar kegiatan fisik menghalau burung di sawah, tetapi juga sarat nilai spiritual melalui doa bersama serta semangat gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat.

Tokoh budaya dan bahasa Buol, Maryam Mailili, menjelaskan bahwa Mogoguyu mengandung filosofi keseimbangan alam. Manusia diajarkan untuk hidup berdampingan dengan makhluk lain tanpa merusak ekosistem.

“Mogoguyu adalah simbol kasih sayang kita terhadap alam. Kita meminta izin kepada Sang Pencipta agar rezeki kita terjaga, tanpa harus memutus rantai kehidupan makhluk lain,” ujarnya kepada RRI.co.id, Rabu (24/02/2026).

Maryam menambahkan, dengan menjaga tradisi Mogoguyu, masyarakat Buol tidak hanya mempertahankan kedaulatan pangan, tetapi juga merawat identitas budaya bangsa yang kaya akan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....