I Ketut Suwida Sosok Pelestari Joged Bumbung di Tanah Transmigrasi

  • 25 Feb 2026 12:22 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Toli-toli – Di tengah pemukiman transmigrasi Dusun Bukit Sari, Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, sosok I Ketut Suwida tampil sebagai pelestari budaya Bali yang konsisten menjaga warisan leluhur di tanah perantauan. Datang sebagai transmigran swadaya dari Bali pada 1999, ia tidak hanya membangun kehidupan baru, tetapi juga merawat identitas budaya yang telah mengakar kuat.

Sejak 2001, I Ketut Suwida aktif melestarikan kesenian Joged Bumbung Bali melalui kelompok seni yang didirikannya, Joged Bumbung Ulangun Suara. Grup ini telah bertahan lebih dari dua dekade dan menjadi salah satu wadah penting pelestarian seni tradisional Bali di Sulawesi Tengah, khususnya di Parigi Moutong.

Joged Bumbung merupakan kesenian rakyat Bali yang diiringi alat musik bambu (bumbung), menghadirkan hiburan komunikatif, dinamis, dan sarat nilai kebersamaan. Di tangan I Ketut Suwida, kesenian ini tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga media penguatan identitas budaya serta sarana mempererat persaudaraan antarumat. Saat ini, Joged Bumbung Ulangun Suara beranggotakan 25 orang yang terdiri dari penabuh, penari, dan pendukung teknis, aktif tampil dalam kegiatan adat, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan di wilayah Parigi Moutong dan sekitarnya.

Komitmen I Ketut Suwida menegaskan bahwa pelestarian budaya tak mengenal batas geografis. Di tanah rantau, nilai seni dan tradisi tetap dapat tumbuh, berakar, dan berkembang, sekaligus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tercerabut dari akar budayanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....