Koperasi Merah Putih Didorong Perkuat Ekonomi Desa

  • 23 Feb 2026 08:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa dan kelurahan dengan menjadikan desa sebagai pilar utama pembangunan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pemangkasan rantai distribusi, penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, serta pemberian akses modal murah berbasis gotong royong dan potensi lokal.

Penguatan ekonomi kerakyatan tersebut juga sejalan dengan upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Anggota DPRD Kabupaten Toli-Toli, Jemi Yusuf, menekankan pentingnya pembaruan pola pengelolaan manajemen KDKMP agar koperasi yang dibangun di setiap desa dan kelurahan dapat tumbuh sesuai visi dan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Keberadaan KDKMP diharapkan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa, khususnya di wilayah Kabupaten Toli-Toli. Selain itu, pembangunan koperasi juga dinilai mampu menyerap tenaga kerja di sekitar lokasi operasional,” ujar Jemi Yusuf kepada rri.co.id, Senin (23/2/2026).

Ia menegaskan, untuk menghindari stigma koperasi “hidup segan mati tak mau”, pengurus harus memiliki kemampuan manajerial yang profesional serta mampu menggerakkan sektor-sektor produktif di desa.

“Koperasi merupakan soko guru perekonomian bangsa, sehingga harus dikelola secara serius dan profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KDKMP Kelurahan Nalu, Rustam Datuamas, mengungkapkan bahwa keberadaan koperasi sangat membantu masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini mengalami kendala permodalan, pemasaran, hingga pengemasan produk.

Menurutnya, melalui berbagai terobosan yang dilakukan pengurus, produk-produk lokal diharapkan mampu dikenal lebih luas dan menembus pasar domestik maupun mancanegara. Saat ini, KDKMP Kelurahan Nalu telah menyiapkan sekitar tujuh gerai usaha, termasuk gerai sembako, serta menjalin kolaborasi dengan pelaku UMKM dan pemilik kios setempat sebagai distributor guna memastikan roda ekonomi masyarakat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....