Disdikbud Tolitoli Gelar Pesantren Kilat Selama Ramadhan
- 20 Feb 2026 14:00 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli menyiapkan program Pesantren Kilat (Sanlat) bagi seluruh jenjang pendidikan. Kegiatan ini ditujukan untuk mengisi pembelajaran selama Ramadhan bagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli.
Program Sanlat dijadwalkan mulai 25 Februari 2026 dan akan berlangsung selama tiga hari. Pelaksanaannya menyesuaikan dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan, serta mengedepankan pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, dan pembentukan akhlak mulia peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tolitoli, Usman Taba, mengatakan bahwa pesantren kilat ini diharapkan memberikan hikmah mendalam bagi para siswa. Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai ketuhanan, kebangsaan, serta toleransi sejak dini.
“In syaa Allah, tanggal 25 Februari 2026 nanti kita akan adakan Pesantren Kilat. Diharapkan ini bisa memberikan hikmah mendalam, khususnya implementasi para siswa yang berketuhanan Yang Maha Esa serta menjaga nilai kebangsaan dan toleransi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat pendidikan karakter dan meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik. Selain itu, Sanlat menjadi sarana pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan sekolah, sekaligus membentuk kebiasaan positif di kalangan siswa.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah Dasar Negeri Pembina Tolitoli, Abdul Gafar, menyampaikan bahwa pihaknya juga akan melaksanakan Sanlat mulai 25 Februari selama tiga hari. Pelaksanaannya tetap mengacu pada Surat Edaran Menteri terkait pembelajaran di bulan Ramadhan.
Ia menjelaskan, kegiatan Ramadhan di sekolah diarahkan pada pembelajaran mendalam melalui penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program tersebut diharapkan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh satuan pendidikan selama Ramadhan.
Abdul Gafar juga menekankan pentingnya kerja sama antara sekolah dan orang tua murid agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. “Untuk pendekatan, kita harus kerja sama dengan orang tua murid. Karena pendidikan ini tidak akan berhasil kalau tidak ada kerja sama yang baik dengan para orang tua,” tegasnya.
Melalui program Pesantren Kilat ini, Disdikbud Tolitoli berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana pembinaan diri yang menyeluruh. Pemerintah daerah optimistis, kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....