Ziarah Kubur Jadi Tradisi jelang Ramadhan

  • 18 Feb 2026 00:20 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, tradisi ziarah kubur kembali menguat di tengah masyarakat Muslim Indonesia, termasuk di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Tradisi ini rutin dilakukan umat Islam sebagai bentuk doa bagi arwah keluarga yang telah meninggal dunia sekaligus refleksi batin menyongsong bulan penuh berkah.

Sejak satu hingga dua hari sebelum Ramadhan, atau di penghujung bulan Sya’ban, pemakaman umum mulai dipadati warga. Mereka datang untuk membersihkan makam, menabur bunga, serta memanjatkan doa bagi sanak saudara yang telah wafat. Aktivitas ini menjadi bagian penting tradisi keluarga, di mana para anggota keluarga berkumpul di pusara orang tua maupun leluhur sebelum memasuki bulan puasa.

Sejumlah warga menuturkan, ziarah kubur tidak sekadar tradisi turun-temurun, melainkan juga sarana untuk mengingat nilai-nilai kehidupan dan kematian. Momentum ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah berpulang, sekaligus mempererat hubungan batin antara yang masih hidup dengan mereka yang telah tiada.

Dalam ajaran Islam, ziarah kubur merupakan amalan yang disunnahkan, terutama jika dilakukan dengan niat mendoakan arwah serta merenungkan kehidupan dan akhirat. Tradisi ini lazim dilaksanakan menjelang Ramadhan sebagai bagian dari persiapan spiritual umat Islam untuk memasuki bulan suci.

Di Tolitoli, ziarah kubur juga menjadi momen mempererat silaturahmi keluarga sebelum menjalani ibadah puasa. Dengan tradisi ini, masyarakat berharap dapat memasuki Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, serta semangat untuk meningkatkan kualitas ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....