Pemkab Buol Dorong Nelayan Tradisional Modernisasi Armada Tangkap

  • 11 Feb 2026 10:53 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.id, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buol menegaskan komitmennya melakukan transformasi besar-besaran di sektor kelautan dan perikanan. Transformasi ini difokuskan pada digitalisasi serta modernisasi sarana dan prasarana nelayan guna meningkatkan hasil tangkapan sekaligus taraf hidup masyarakat pesisir.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buol, Muhammad Fadli, mengatakan langkah tersebut merupakan respon atas kondisi mayoritas nelayan yang masih menggunakan metode penangkapan tradisional.

“Berdasarkan data kami, hampir 90 persen nelayan di Buol masih tergolong nelayan tradisional. Armada yang tersedia juga sangat terbatas, hanya dua unit kapal berukuran 30 Gross Ton (GT), dan satu di antaranya masih aktif beroperasi,” ujar Fadli kepada rri.co.id, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, ukuran dan kapasitas armada tangkap sangat berpengaruh terhadap produktivitas nelayan. Kapal berukuran lebih besar memungkinkan jangkauan operasional yang lebih luas serta kapasitas muat yang lebih optimal. Karena itu, pemerintah daerah mendorong program “naik kelas” bagi nelayan lokal.

Pemkab Buol terus mengupayakan bantuan serta pendampingan agar nelayan yang sebelumnya menggunakan perahu ketinting dapat beralih ke armada yang lebih besar dan modern, sehingga mampu meningkatkan daya saing sektor perikanan daerah.

Selain modernisasi armada, transformasi digital juga diterapkan pada akses bahan bakar minyak (BBM). Nelayan kini difasilitasi untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite melalui sistem digital sesuai ketentuan BPH Migas, menggunakan aplikasi X-Star sebagai barcode rekomendasi pembelian.

Melalui kombinasi modernisasi alat tangkap dan kemudahan akses energi berbasis teknologi, Pemkab Buol optimistis sektor perikanan akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. /Red. Naldi

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....