Hari Pers Nasional 2026: Menengok Sejarah Peran Pers

  • 09 Feb 2026 18:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Setiap tanggal 9 Februari, insan pers di seluruh Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai momentum refleksi atas peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada 2026, peringatan HPN kembali menjadi pengingat pentingnya kebebasan pers, profesionalisme jurnalisme, serta tanggung jawab media di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

Sejarah Hari Pers Nasional tidak terlepas dari lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Pada masa awal kemerdekaan, pers Indonesia memainkan peran krusial sebagai alat perjuangan, penyebar informasi kemerdekaan, sekaligus peneguh identitas nasional di tengah kondisi politik yang belum stabil.

Penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional dilakukan secara resmi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1985. Sejak saat itu, HPN diperingati setiap tahun sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi pers nasional dalam pembangunan demokrasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dalam perjalanannya, pers Indonesia mengalami berbagai fase penting, mulai dari pers perjuangan, pers pembangunan, hingga pers reformasi yang lebih bebas dan terbuka. Tantangan pers pun semakin kompleks, terutama di era digital, ketika derasnya arus informasi menuntut media untuk tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi, independensi, dan etika jurnalistik.

Peringatan Hari Pers Nasional 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang evaluasi bagi insan pers untuk memperkuat komitmen terhadap jurnalisme berkualitas. Di tengah maraknya disinformasi serta tekanan ekonomi media, pers nasional dituntut tetap menjadi pilar demokrasi yang terpercaya dan berpihak pada kepentingan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....