BPBD Buol Perkuat Pemantauan di Wilayah Permukiman Pesisir

  • 30 Jan 2026 09:42 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan memperkuat koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat, khususnya terkait prakiraan cuaca dan potensi gelombang tinggi.

Langkah itu, dilakukan sebagai upaya mitigasi dini terhadap risiko bencana di kawasan pesisir laut, seperti banjir rob, abrasi pantai, hingga dampak lain yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Buol, Alyas Handi, mengatakan koordinasi yang intensif dengan BMKG menjadi kebutuhan utama, mengingat Kabupaten Buol memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan tersebar di banyak kecamatan.

“Koordinasi yang baik sangat dibutuhkan, Kabupaten Buol memiliki 11 kecamatan, 108 desa dan 7 kelurahan. Dari jumlah tersebut, terdapat 69 desa dan 7 kelurahan yang berada di wilayah pesisir, sementara 39 desa berada di wilayah non-pantai,” ujar Alyas Handi, Jumat, 30 Januari 2026.

Dengan kondisi geografis tersebut, BPBD Buol, memberikan perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah pesisir yang lokasinya sangat dekat dengan bibir pantai. Pemantauan rutin, dilakukan pada titik-titik rawan yang berpotensi terdampak banjir rob dan abrasi, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung.

“Wilayah pesisir, memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi. Karena itu, kami melakukan pemantauan secara berkala agar potensi risiko bisa diantisipasi lebih awal,” ucapnya.

Selain berkoordinasi dengan BMKG, BPBD Kabupaten Buol, juga terus memperkuat sinergi bersama relawan BPBD di tingkat desa hingga kecamatan. Para relawan itu, berperan aktif dalam menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, baik yang bersumber dari BMKG maupun hasil pemantauan BPBD.

“Relawan kami siaga 24 jam, mereka menjadi ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat, sehingga warga bisa lebih waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk,” tambanya.

BPBD Kabupaten Buol, berharap melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan relawan, upaya pencegahan serta penanggulangan bencana di wilayah pesisir dapat berjalan lebih optimal dan risiko kerugian akibat bencana dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....