Menjelang Lebaran, Harga Ayam Potong di Pasar Buol 'Terbang' ke Rp95 Ribu per Ekor
- 17 Mar 2026 14:56 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, BUOL – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1447 H, geliat belanja masyarakat di Kabupaten Buol mulai meningkat. Namun, kegembiraan menyambut Lebaran tahun 2026 ini diwarnai dengan melonjaknya harga pangan, terutama ayam potong yang kini menembus angka Rp95.000 per ekor di Pasar Sentral Buol.
Kenaikan drastis ini mulai dirasakan warga sejak H-7 Lebaran. Padahal, pada hari-hari biasa, harga ayam potong di wilayah ini berkisar antara Rp70.000 hingga Rp80.000
| Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kabupaten Buol Melonjak |
Seorang pedagang ayam potong, Epen mengatakan Lonjakan harga ini diduga dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan hidangan khas Lebaran seperti opor dan rendang ayam, yang tidak sebanding dengan ketersediaan stok di tingkat distributor ayam potong.
"Setiap mau Lebaran memang naik, tapi tahun ini cukup tinggi sampai Rp 95 ribu. Kami ambil dari pemasok juga harganya sudah mepet," ungkap Epen, salah satu pedagang di Pasar Buol, Selasa 17 Maret 2026.
Mendekati lebaran idul fitri 1447 H, epen berprediksi bahwa hara ayam masih berpotensi naik hingga Rp.100.000 per ekor.
Kenaikan yang hampir mencapai 35% ini memicu keluhan dari para ibu rumah tangga. Banyak warga yang terpaksa mengurangi jumlah pembelian demi mencukupkan anggaran belanja dapur lainnya.
"Biasanya beli tiga ekor untuk stok Lebaran, sekarang beli satu atau dua saja yang penting ada ayam di meja saat hari raya nanti," keluh Fatimah, seorang pembeli di lokasi.
Bagi banyak warga Buol, ayam potong adalah menu wajib di hari kemenangan. Namun dengan harga yang nyaris menyentuh Rp100.000, banyak kepala keluarga yang terpaksa memangkas porsi belanja mereka. Harapan besar digantungkan kepada dinas terkait untuk segera menstabilkan harga, agar tradisi makan bersama keluarga di hari raya tetap bisa terjaga tanpa harus menguras tabungan terlalu dalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....