Salumpaga Trip, Cara Forum Genre Tolitoli Jelajah Sejarah Islam di Bulan Ramadan

  • 17 Mar 2026 11:45 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Forum Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Tolitoli kembali melanjutkan rangkaian program Ramadhan Journey melalui kegiatan bertajuk Salumpaga Trip. Kegiatan ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama Nostalgic Peduli, Komunitas Ngaji Bareng, dan Majelis Al-Murtadho yang bertempat di Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara.

Ketua Forum Genre Kabupaten Tolitoli, Syaharayanti, menjelaskan bahwa Salumpaga Trip merupakan bagian dari rangkaian Ramadan Journey yang dilaksanakan setiap minggu selama bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan ini dikemas dalam bentuk perjalanan edukatif dengan menjelajahi desa yang memiliki nilai sejarah, sekaligus menggelar buka puasa bersama masyarakat setempat.

“Salumpaga Trip merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian Ramadan Journey yang kami laksanakan tiap minggunya. Kegiatan ini berbentuk berbuka bersama sambil menjelajah desa sejarah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Desa Salumpaga dipilih karena memiliki nilai historis penting dalam perkembangan Islam di wilayah Tolitoli. Desa tersebut dikenal sebagai salah satu tempat Monumen Bersejarah yakni Tugu Salumpaga yang menjadi saksi sejarah perjuangan tokoh Islam , Hi. Hayyun pada peristiwa 05 Juni 1919 yang menewaskan Controleur Belanda bernama J. P de Kat Angelino.

“Di Salumpaga ada sejarah keislaman tentang pahlawan Hi. Hayyun. Desa ini menjadi saksi bisu perjuangan beliau dalam penyebaran agama Islam di Tolitoli,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk kembali mengulik sejarah perjuangan Islam di daerah tersebut sekaligus mengambil inspirasi dari kisah perjuangan para tokoh terdahulu.

Syaharayanti mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini, Forum Genre berperan sebagai mitra yang bekerja sama dengan komunitas lain dalam pelaksanaan kegiatan. Namun secara umum, seluruh pihak yang terlibat memiliki peran yang sama, mulai dari penggalangan donasi hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah kajian milenial yang menghadirkan ustad milenial dari Komunitas Ngaji Bareng. Dalam kajian tersebut dibahas berbagai hal positif yang dapat dilakukan generasi Z dan Alpha, termasuk berbagi ilmu kepada anak-anak di Desa Salumpaga serta membahas keberkahan bulan suci Ramadhan.

Syahara Yanti juga mengaku mendapatkan momen inspiratif dari kegiatan tersebut, khususnya saat mempelajari kisah perjuangan Hi. Hayyun dalam menyebarkan agama Islam sekaligus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan di wilayah tersebut.

Menurutnya, kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tetap memiliki semangat dalam menjalani aktivitas, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Cerita perjuangan itu bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangkitkan semangat kita, bahwa walaupun di bulan Ramadhan kita tetap bisa bekerja dan menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan Salumpaga Trip juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga Desa Salumpaga terlihat antusias dan turut bergotong royong menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa bersama.

Di akhir kegiatan, Syaharayanti berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan dan tidak hanya terbatas pada bulan Ramadhan.

“Harapannya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan, bukan hanya di bulan Ramadhan. Semoga juga bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman generasi muda untuk membuat kegiatan yang bernuansa sosial dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....