Shalat Tarawih Bulan Ramadan Tradisi Umat Islam
- 04 Mar 2026 16:55 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Suasana Ramadan di Kabupaten Tolitoli semakin terasa hangat dengan hadirnya Ustadz Taufik Hidayat, Lc. dalam program Tauladan (Tanya Ustadz di Bulan Ramadhan) yang disiarkan langsung dari Studio Pro 2 RRI Tolitoli, Rabu (4/3/2026) pukul 16.05 WITA.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Taufik Hidayat mengangkat topik “Shalat Tarawih Antara Sunnah dan Tradisi Umat Islam.” Ia menjelaskan bahwa shalat tarawih merupakan ibadah sunnah yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Rasulullah SAW serta menjadi salah satu syiar penting dalam bulan Ramadhan.
Menurutnya, perbedaan jumlah rakaat maupun tata cara pelaksanaan tarawih hendaknya disikapi dengan bijak dan penuh toleransi oleh umat Islam.
| Baca juga: Tadarus Al-Qur'an Warga KKIG Gorontalo |
“Semangat utama dari shalat tarawih bukan sekadar pada jumlah rakaat, melainkan pada kekhusyukan dan konsistensi dalam menghidupkan malam-malam Ramadhan. Tarawih adalah momentum mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak doa, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Ustadz Taufik kepada rri.co.id.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai tradisi pelaksanaan tarawih di daerah-daerah Indonesia merupakan kekayaan budaya umat Islam yang tidak bertentangan dengan syariat, selama tidak menyimpang dari ajaran Islam. Karena itu, ia mengajak umat untuk menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan.
Dalam sesi tanya jawab interaktif, sejumlah pendengar turut mengajukan pertanyaan terkait hukum tarawih berjamaah di masjid, bacaan yang panjang, hingga fenomena tarawih yang dilaksanakan secara cepat.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Taufik menjelaskan bahwa kualitas ibadah harus tetap menjadi prioritas, tanpa memberatkan jamaah serta tetap mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.
Ia berharap Ramadhan tahun ini dapat menjadi momentum perbaikan diri bagi umat Islam, khususnya masyarakat di Kabupaten Tolitoli dan sekitarnya.
“Semoga melalui program Tauladan ini masyarakat semakin memahami esensi ibadah, tidak hanya menjalankan tradisi, tetapi juga menghidupkan nilai sunnah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,” tuturnya.
Melalui program keagamaan tersebut, RRI Tolitoli juga diharapkan terus menjadi media edukasi bagi masyarakat dalam memperdalam pemahaman keislaman serta memperkuat semangat kebersamaan umat selama bulan suci Ramadhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....