Ramadhan, Momentum Perbaikan Diri DiTengah Kesibukan Duniawi

  • 27 Feb 2026 20:05 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buoli – Hadirnya bulan suci Ramadhan kembali membawa atmosfer refleksi bagi umat Islam. Tidak sekedar menahan lapar dan dahaga, Ramadhan tahun ini kian ditegaskan sebagai momentum self-improvement atau perbaikan diri secara menyeluruh, mencakup aspek spiritual, mental, hingga fisik di tengah kesibukan duniawi.

Di era digital yang serba cepat, banyak orang kerap kehilangan fokus dan ketenangan batin. Ramadhan hadir sebagai jeda wajib yang “memaksa” seseorang untuk melambat, menata ulang prioritas hidup, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Tuhan dan sesama.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buol, Richard Muksin, menyebut fenomena ini sebagai proses pembersihan spiritual dari kesibukan duniawi. Menurutnya, puasa memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat stres serta melatih kontrol diri terhadap berbagai impuls negatif.

“Memang semestinya Ramadhan kali ini menjadi waktu terbaik untuk memutus kebiasaan buruk (bad habits). Jika kita bisa menahan diri dari hal yang halal seperti makan dan minum, secara logika kita memiliki kekuatan lebih besar untuk menghentikan kebiasaan buruk dan lain sebagainya,” ujar Richard Muksin kepada RRI.CO.ID, Jumat (27/02/2026).

Ia menambahkan, dengan semangat perubahan yang dijalani umat Islam selama bulan Ramadhan, diharapkan setelah satu bulan penuh menjalani proses “inkubasi” tersebut, individu tidak hanya kembali suci secara spiritual saat Idul Fitri, tetapi juga memiliki kepribadian yang lebih tangguh dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan keluarga dan masyarakat Kabupaten Buol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....