Manfaatkan Ramadan Bangun Kebiasaan Baik Tingkatkan Kualitas Iman

  • 27 Feb 2026 10:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Ramadan dinilai sebagai kesempatan unik untuk mempercepat pertumbuhan spiritual dan memperbaiki kualitas diri. Hal ini disampaikan Ustadz Abdurrahman Zahir dalam sebuah perbincangan topik ” Kalau Hidupmu Penuh KECEMASAN & Kurang KEBERKAHAN, Coba Nonton Ini! | SUARA BERKELAS #132” di Youtube Suara Berkelas. Ustadz Abdurrahman Zahir, BBA adalah seorang pengajar, pembicara kajian Islam, dan konsultan bisnis syariah yang sekarang menetap di Madinah.

Ia menggambarkan Ramadhan sebagai “sekolah” dan “universitas” kehidupan, di mana suasana spiritual dibuat lebih kondusif. Dalam ajaran Islam, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu, sehingga amal kebaikan lebih mudah dilakukan.

Menurutnya, indikator ibadah yang diterima terlihat dari meningkatnya semangat berbuat baik, tumbuhnya kepekaan terhadap dosa, serta adanya rasa penyesalan atas kesalahan masa lalu. Perubahan ini, kata dia, menjadi tanda adanya kemajuan spiritual.

”Sebagaimana kata Al Imam Ibnul Qayyim Jauziyah adalah kita bersemangat untuk mengerjakan kebaikan lainnya. Karena ketika kebaikan yang satu diterima, kebaikan itu akan memanggil kawan-kawannya, saudara-saudaranya, circle nya. Oleh karenanya kita seringkali tatkala kita sudah memperbaiki kualitas shalat kita, kita akan tergerak untuk umrah, kita akan tergerak untuk bersedekah, kita akan tergerak untuk berubalidain dan sebaliknya.” ujar Ustadz Abdurrahman

Ustaz Abdurrahman juga mengingatkan bahwa kehidupan adalah proses ujian yang bertujuan meningkatkan kualitas iman, bukan untuk menghancurkan. Seperti tanah subur yang tumbuh saat diguyur hujan, karakter manusia akan terlihat ketika menghadapi cobaan.

Ia menegaskan, melewatkan Ramadhan tanpa perubahan berarti merupakan kerugian besar. Momentum 30 hari ini seharusnya dimanfaatkan sebagai titik balik untuk membangun kebiasaan baik yang berlanjut sepanjang tahun.

“Ramadan adalah momentum emas. Jika kita keluar darinya tanpa perubahan, itu kerugian besar dalam hidup,” ujar Ustadz Abdurrahman Zahir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....