Puasa Sebagai Ibadah Sejati Bukan Sekedar FOMO
- 21 Feb 2026 20:48 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan, Ustadz Fadjar Masyhur, S. Ag selaku Ketua Ngaji Bareng Millenials Tolitoli hadir sebagai narasumber dalam program Tauladan (Tanya Ustadz di Bulan Ramadhan) yang disiarkan oleh RRI Tolitoli melalui Pro 2, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema yang sangat relevan bagi generasi muda, yakni Puasa kita beneran ibadah atau cuman FOMO.
Dalam dialog interaktif tersebut, Ustadz Fadjar menyoroti fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang kerap mempengaruhi perilaku masyarakat, khususnya kalangan milenial, dalam menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, tidak sedikit orang yang berpuasa hanya karena ikut-ikutan tren, menjaga citra di media sosial, atau sekadar takut dianggap berbeda oleh lingkungan sekitar.
| Baca juga: Ustaz Khairudin Ajak Umat Perkuat Istiqomah |
Beliau menegaskan bahwa puasa sejatinya adalah ibadah yang bersifat personal dan spiritual, yang bertujuan membentuk ketaqwaan serta meningkatkan kualitas hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Kalau puasa hanya karena takut dibilang tidak gaul, atau supaya terlihat religius di story dan feed, maka kita perlu evaluasi niat kita,ujar Fadjar kepada rri.co.id
Sebagai Ketua Ngaji Bereng Millenials Tolitoli, Ustadz Fadjar berharap generasi muda mampu memaknai Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri. Ia mengajak para pendengar untuk menjadikan puasa bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana pembinaan akhlak, pengendalian diri, dan peningkatan empati terhadap sesama.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap ibadah. Menurutnya, FOMO dalam hal kebaikan memang bisa menjadi pintu awal, tetapi tidak boleh berhenti di sana.Kalau awalnya ikut-ikutan teman untuk puasa, itu masih lebih baik daripada tidak sama sekali. Tapi setelah itu, niatnya harus diluruskan.
Ibadah itu soal hati, jelasnya.
Program Tauladan yang disiarkan Pro 2 RRI Tolitoli tersebut juga membuka sesi tanya jawab bersama pendengar. Berbagai pertanyaan seputar hukum, niat, dan tantangan berpuasa di era digital turut dibahas dengan bahasa yang ringan namun tetap berbobot, sehingga mudah dipahami oleh kalangan muda.
Di akhir acara, Ustadz Fadjar Masyhur menyampaikan harapannya agar Ramadhan tahun ini menjadi titik balik bagi umat Islam, khususnya generasi milenial di Tolitoli, untuk lebih sadar dalam beribadah.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan puasa sebagai wujud ketaatan yang tulus, bukan sekadar tren musiman. Mari kita buktikan bahwa puasa kita benar-benar ibadah, bukan hanya karena FOMO.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....