Pengajar Sepak Bola Nilai Daya Tarik Piala Dunia 2026 Menurun

  • 20 Jul 2026 11:13 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Pengajar sepak bola Tolitoli, Idrusyanto Usman, S.Pd, menilai kualitas Piala Dunia 2026 dari sisi permainan dan daya tarik pertandingan belum mampu melampaui edisi sebelumnya. Menurutnya, meski mengalami sejumlah perubahan, turnamen kali ini masih belum menghadirkan atmosfer yang sama seperti Piala Dunia 2022.

Pernyataan tersebut disampaikan Idrusyanto Usman saat diwawancarai RRI.CO.ID Jum'at, 17 Juli 2026, mengenai pandangannya terhadap kualitas penyelenggaraan Piala Dunia 2026, baik dari aspek permainan maupun perubahan format kompetisi yang melibatkan lebih banyak negara peserta.

Menurut Idrusyanto, secara pribadi dirinya masih lebih menikmati jalannya pertandingan pada Piala Dunia edisi sebelumnya. Ia menilai intensitas pertandingan serta drama yang tersaji saat itu lebih mampu menghadirkan tontonan yang menarik bagi pecinta sepak bola.

"Menurut saya pribadi, saya justru masih lebih menyukai Piala Dunia edisi sebelumnya. Memang banyak drama yang terjadi saat itu, tetapi tidak seperti sekarang. Saya melihat intensitas dan daya tarik Piala Dunia kali ini sedikit menurun," ujarnya Jumat, 17 Juli 2026.

Ia mengakui penambahan jumlah peserta menjadi salah satu perubahan besar pada Piala Dunia 2026. Namun, menurutnya, banyaknya tim yang berlaga belum tentu membuat kualitas pertandingan menjadi lebih menarik.

"Betul, jumlah tim memang lebih banyak. Namun, secara pribadi saya tetap lebih menikmati Piala Dunia pada edisi-edisi sebelumnya," katanya.

Idrusyanto juga menilai berakhirnya era para pemain generasi emas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi daya tarik turnamen. Menurutnya, sosok seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah memberikan warna tersendiri dalam sejarah Piala Dunia.

"Saya juga memprediksi bahwa ini bisa menjadi salah satu Piala Dunia terakhir yang benar-benar kita nikmati dengan kehadiran para pemain generasi emas. Setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, sepak bola tentu akan memasuki babak baru. Saat ini belum ada sosok yang benar-benar mampu menyamai pengaruh mereka," ungkapnya.

Meski demikian, Idrusyanto optimistis sepak bola dunia akan terus berkembang. Ia berharap akan lahir pemain-pemain baru yang mampu menjadi ikon sepak bola dunia dan melanjutkan estafet kejayaan para legenda.

"Belum. Bahkan belum ada yang benar-benar mendekati pengaruh mereka. Namun saya berharap nantinya akan lahir figur-figur baru yang bisa menjadi ikon sepak bola dunia. Saya yakin sepak bola akan terus berkembang dan tetap menjadi olahraga yang dicintai masyarakat," tuturnya.

Menurutnya, regenerasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam dunia olahraga. Karena itu, ia berharap talenta-talenta muda dapat terus berkembang sehingga mampu menjaga kualitas dan daya tarik sepak bola dunia di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....