14.950 KK Desil 1–4 Tolitoli Belum Terima Bansos
- 05 Feb 2026 17:56 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Sebanyak 14.950 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tolitoli yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 tercatat belum menerima bantuan perlindungan dan jaminan sosial. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan sistem pendataan kesejahteraan sosial dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli, Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa sebelumnya penentuan penerima bantuan sosial mengacu pada DTKS, dengan jumlah keluarga miskin penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako di Tolitoli sekitar 11.000 KK.
“Namun sejak diterapkannya DTSEN sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, penentuan tingkat kesejahteraan masyarakat dilakukan oleh Badan Pusat Statistik melalui sistem desil,” jelas Tri Wahyudi.
Berdasarkan data awal DTSEN, terdapat 14.950 KK Desil 1–4 yang belum mendapatkan program perlindungan dan jaminan sosial. Untuk menjangkau kelompok tersebut, Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Sosial (BLTS-Kesra).
Data penerima kemudian diverifikasi oleh pemerintah desa melalui aplikasi SIKS-NG. Dalam proses verifikasi, sejumlah kriteria tidak layak diterapkan, di antaranya alamat tidak ditemukan, penerima meninggal dunia, anggota keluarga berstatus ASN, TNI/Polri atau pensiunan, tenaga kesehatan aktif, termasuk kategori mampu, perangkat desa aktif, hingga terindikasi terlibat perjudian online.
“Dari hasil verifikasi tersebut, lebih dari 5.000 KK dinyatakan tidak layak menerima bantuan,” ungkapnya.
Tri Wahyudi menegaskan bahwa masyarakat juga dapat berperan aktif dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dengan melakukan pengusulan dan perbaikan data secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store.
“Masyarakat bisa mengusulkan bansos, memperbaiki data desil dan DTSEN, mengusulkan tetangga yang layak menerima bantuan, serta melaporkan penerima yang tidak layak,” katanya.
Untuk mendukung akurasi data, Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli terus melakukan edukasi dan sosialisasi DTSEN secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 54 desa dan kelurahan telah mendapatkan edukasi, serta didorong untuk segera melaksanakan musyawarah desa sebagai syarat pemutakhiran data dan pengusulan bantuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....