Koperasi Merah Putih Tolitoli Masih Tahap Pembangunan Fisik

  • 18 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Tolitoli menegaskan program pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah tersebut masih berada pada tahap pembangunan fisik dan belum dapat dinilai belum optimal.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tolitoli, Muhammad Surya Maesar, menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif RRI Tolitoli, Rabu (16/9/2026). Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digagas pemerintah pusat.

Menurut Surya, pelaksanaan program tersebut harus melalui sejumlah tahapan terstruktur, mulai dari penyiapan lahan, pembangunan fisik gerai dan gudang, perlengkapan sarana prasarana, hingga penempatan manajer profesional untuk mendukung pengelolaan koperasi.

"Kami tidak sependapat jika dikatakan belum optimal, karena program ini belum sepenuhnya berjalan dan masih berada pada tahapan pembangunan fisik gerai serta pergudangan," ujar Surya dalam dialog tersebut.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Tolitoli, dari total 109 Koperasi Merah Putih yang ditargetkan di wilayah tersebut, sebanyak 17 unit telah menyelesaikan pembangunan gerai dan pergudangan. Sementara itu, proses pembangunan masih terus berlangsung pada koperasi lainnya.

Surya mengakui, pelaksanaan pembangunan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya ketersediaan lahan. Hingga saat ini, masih terdapat 24 desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan yang memadai untuk pembangunan fasilitas Koperasi Merah Putih.

Pembangunan fasilitas fisik tersebut melibatkan pihak ketiga, yakni PT Agrinas Nusantara, dengan dukungan jajaran TNI Angkatan Darat. Setelah seluruh sarana dan prasarana selesai, Dinas Koperasi dan UMKM Tolitoli akan melakukan verifikasi dan validasi sebelum dilanjutkan dengan penyerahan berita acara serah terima kepada pengurus koperasi desa.

Selain pembangunan fisik, Surya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi. Sebab, pengelolaan Koperasi Merah Putih ke depan akan berbasis digital melalui sistem IT SIMKOPDES. Ia berharap pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dapat memfasilitasi pelatihan bersertifikasi agar pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....