Damkar Buol Hadapi Keterbatasan Armada saat Kemarau

  • 15 Sep 2026 11:34 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, BUOL — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menghadapi keterbatasan armada di tengah kondisi cuaca panas dan kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan, dan permukiman.

Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Buol, Yasin Limpih, mengatakan personel Damkar selalu siap menjalankan tugas pemadaman setiap kali terjadi kebakaran. Namun, kesiapan tersebut harus didukung dengan armada yang memadai agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.

Hal tersebut disampaikan Yasin saat melakukan pemadaman kebakaran di area lahan sagu, Desa Bundo Leok Dua, Kecamatan Biau, Minggu siang, 13 September 2026. Kebakaran tersebut bahkan berpotensi mengancam pemukiman warga di sekitar lokasi.

Yasin menjelaskan, saat ini Damkar Kabupaten Buol hanya memiliki tiga unit armada pemadam kebakaran. Namun, seluruh kendaraan tersebut belum berada dalam kondisi siap digunakan secara optimal karena faktor usia kendaraan serta kerusakan yang kerap terjadi.

"Kami dari segi personel selalu siap melaksanakan tugas pemadaman jika terjadi kebakaran. Namun tentunya harus didukung dengan armada yang handal. Sementara dari tiga armada yang kami miliki saat ini, tidak ada satupun yang siap 100 persen untuk digunakan," kata Yasin.

Menurut Yasin, pengadaan armada baru menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan Damkar, terlebih potensi kebakaran semakin meningkat selama musim kemarau dengan kondisi cuaca yang panas dan lahan yang kering.

Selain mengharapkan dukungan sarana dan prasarana, Yasin mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran di area yang rawan terbakar, terutama jika dilakukan tanpa pengawasan.

"Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran dengan tidak melakukan pembakaran, apalagi tanpa pengawasan," ujarnya. Ia menambahkan, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat membesar dan meluas, sehingga masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....