BPS Tolitoli: Realisasi Sensus Ekonomi 2026 Capai 75,13 Persen

  • 14 Agt 2026 09:57 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tolitoli terus memacu pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Kabupaten Tolitoli, Muhammad Zein, S.ST., MPWP, mengatakan realisasi pendataan di lapangan hingga saat ini telah mencapai 75,13 persen. BPS terus mengoptimalkan pendataan agar seluruh sasaran dapat terjangkau sebelum batas waktu pelaksanaan berakhir.

Menurut Zein, Sensus Ekonomi 2026 memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan pelaksanaan sensus sebelumnya. Pendataan tidak hanya menyasar badan usaha berskala besar, tetapi juga usaha rumah tangga serta pelaku usaha digital atau online.

Selain pendataan aktivitas usaha, BPS juga melakukan pemutakhiran kondisi sosial ekonomi keluarga masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendapatkan gambaran ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh.

"Perubahan pola konsumsi dan usaha masyarakat pasca-pandemi COVID-19 menuntut kita untuk melakukan pemetaan ekonomi yang lebih komprehensif. Sensus ini adalah amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 untuk menyediakan data akurat yang nantinya menjadi dasar kebijakan ekonomi negara," ujar Zein dalam dialog di RRI Tolitoli, Senin (10/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, BPS Tolitoli masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya resistensi dari sebagian masyarakat. Kekhawatiran tersebut umumnya berkaitan dengan anggapan bahwa data sensus dapat mempengaruhi kewajiban pajak maupun status penerima bantuan sosial.

Zein menegaskan, pendataan Sensus Ekonomi tidak berkaitan dengan kewajiban perpajakan ataupun perubahan data desil penerima bantuan sosial. Data yang dikumpulkan digunakan untuk menggambarkan karakteristik dan kondisi ekonomi masyarakat.

"Data yang kami kumpulkan murni untuk pemetaan karakteristik ekonomi. Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi riil, karena data yang valid adalah kunci agar kebijakan pemerintah ke depan bisa tepat sasaran," tegasnya.

Untuk mengejar target pendataan, BPS Tolitoli terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa hingga tingkat RT. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membantu petugas menjangkau masyarakat yang belum sempat didata.

Bagi masyarakat yang belum dapat ditemui petugas karena kendala waktu, BPS juga menyediakan metode pendataan melalui tautan atau link yang dapat diakses secara mandiri. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pendataan sekaligus memperluas cakupan responden.

Zein berharap seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tolitoli turut berpartisipasi dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, dukungan masyarakat akan menentukan kualitas data yang nantinya menjadi salah satu dasar perencanaan pembangunan ekonomi.

"Harapan kami masyarakat dapat bekerja sama dan memberikan data yang benar sesuai kondisi sebenarnya, sehingga hasil sensus dapat memberikan gambaran ekonomi yang akurat dan mendukung kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," pungkas Zein.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....