Viral Kondisi SMA di Silondou, Pemprov Siapkan Sekolah Permanen
- 05 Agt 2026 15:17 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Unggahan di media sosial yang memperlihatkan perbandingan pembangunan Gudang Koperasi Merah Putih dengan kondisi ruang belajar SMA di Desa Silondow, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, menjadi perhatian publik. Dalam unggahan tersebut terlihat ruang belajar yang masih berdinding kayu, berlantai tanah, dan belum memiliki pintu, sehingga memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Menanggapi viralnya unggahan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sulawesi Tengah, Fitriyah Ihwani, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa bangunan yang menjadi sorotan bukan merupakan gedung sekolah permanen, melainkan sekolah filial atau sekolah jarak jauh yang merupakan cabang dari SMA Negeri 1 Lampasio.
Fitriyah mengatakan, sebelumnya sekitar 60 siswa kelas X hingga XII melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan salah satu gedung SMP di Desa Silondow. Namun, karena gedung tersebut sedang menjalani rehabilitasi, proses pembelajaran untuk sementara dipindahkan ke bangunan darurat yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Ia menegaskan bahwa penggunaan bangunan tersebut hanya bersifat sementara hingga pembangunan sekolah permanen dapat direalisasikan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyiapkan rencana pembangunan gedung SMA Negeri 1 Basidondo yang lebih layak dan representatif.
"Setelah satu tahapan berhasil dilalui, yakni proses sertifikasi lahan, tahapan berikutnya diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan dan doa seluruh masyarakat. Kami berharap pembangunan SMA Negeri 1 Basidondo dapat terealisasi sebagaimana pembangunan SMA Negeri 1 Dampal Utara," ujar Fitiryah Ihwani kepada RRI, Selasa (4/8/2026).
Fitriyah menjelaskan, proses pembangunan kini memasuki tahap penting setelah lahan hibah seluas 1,5 hektare dari pemerintah desa bersama masyarakat berhasil disertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sertifikasi tersebut menjadi salah satu syarat utama sebelum pembangunan fisik sekolah dapat dilaksanakan.
Selain menyiapkan pembangunan gedung sekolah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI juga tengah melengkapi administrasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), termasuk mempersiapkan kepala sekolah serta tenaga pendidik yang nantinya akan bertugas di SMA Negeri 1 Basidondo setelah sekolah resmi beroperasi.
Keberadaan SMA negeri di Kecamatan Basidondo merupakan aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan sejak lama. Selama ini, banyak siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh ke kecamatan lain untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang sekolah menengah atas, sehingga kehadiran sekolah baru diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat setempat.
Fitriyah menambahkan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido. Melalui pembangunan sekolah baru serta pelaksanaan program Berani Cerdas, pemerintah berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah terpencil.
"Dengan pembangunan sekolah baru dan dukungan program Berani Cerdas, diharapkan tidak ada lagi anak-anak Sulawesi Tengah yang tidak bersekolah hanya karena terkendala jarak dari tempat tinggal menuju sekolah," pungkas Fitriyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....