SMAN 1 Tolitoli Raih Juara 3 LCC 4 Pilar MPR RI Sulteng
- 26 Jun 2026 15:34 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Tolitoli. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), pada Senin, 22 Juni 2026.
Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air. Materi yang diujikan mencakup empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Tim SMA Negeri 1 Tolitoli yang beranggotakan 10 siswa berhasil menembus babak final dan mengamankan posisi ketiga di antara sekolah-sekolah terbaik dari seluruh Sulawesi Tengah.
Daftar Anggota Tim LCC 4 Pilar MPR RI SMAN 1 Tolitoli
Tim yang mengharumkan nama SMA Negeri 1 Tolitoli tersebut terdiri dari:
Aqilah Ramadhani
Novitalia Sahabat
Yenni Rahman
Abdi Muhammad Iqranegara
Mohammad Hafizh R. Mukarram
Kelsey Ornella Nicole
Syibil Rezky Hj Mallu
Cheris Liem
Zain Maritza
Florencia Metta Angjaya
Lolos dari Persaingan Ketat
Salah satu peserta, Mohammad Hafizh R. Mukarram, menjelaskan bahwa proses seleksi menuju tingkat provinsi berlangsung cukup ketat. Tahap awal dilakukan secara daring menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) melalui aplikasi Ruangguru yang diikuti oleh sekolah-sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
“Semua kabupaten di Sulawesi Tengah ikut serta dan tidak dibatasi jumlah sekolah yang berpartisipasi. Ada passing grade untuk lolos, yaitu nilai 90, kemudian dilakukan pemeringkatan. Hanya sembilan sekolah terbaik yang berhak melaju ke tingkat provinsi. Dari sekitar 400 sekolah yang ada di Sulawesi Tengah, alhamdulillah SMAN 1 Tolitoli berhasil menjadi salah satu peserta,” ujar Hafizh.
Ia mengaku seluruh anggota tim merasa sangat bahagia atas pencapaian tersebut, meskipun sempat memiliki harapan untuk meraih juara pertama.
“Tentunya kami semua sangat senang dan bahagia. Walaupun ada sedikit rasa kecewa karena sempat berekspektasi menjadi juara satu, kami sadar masih perlu banyak belajar dan meningkatkan kemampuan. Namun kami sangat puas dan bersyukur dengan perolehan juara tiga ini,” katanya.
Kebanggaan Setelah Lama Vakum
Prestasi ini terasa semakin istimewa karena SMAN 1 Tolitoli diketahui telah cukup lama vakum dari kompetisi serupa dan jarang menembus babak final.
“SMAN 1 Tolitoli sempat vakum beberapa tahun dan sangat jarang bisa masuk final. Datang untuk pertama kalinya dan langsung berhasil mencapai final merupakan kebanggaan besar bagi kami,” tambahnya.
Menurut Hafizh, salah satu faktor penting yang mengantarkan tim meraih prestasi adalah kekompakan dan kebersamaan selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung.
“Kebersamaan menjadi hal yang paling berkesan. Di sela-sela kesibukan menghafal materi dan latihan, kami tetap menyempatkan diri membangun kekompakan. Banyak canda dan tawa yang membuat perjalanan ini semakin berharga,” ungkapnya.
Perjalanan Penuh Kejutan
Hafizh juga menceritakan sejumlah momen yang dianggap sebagai “keajaiban” selama kompetisi berlangsung.
“Kami sebenarnya kurang satu poin dari passing grade, hanya mendapat nilai 89 dari syarat 90. Namun dengan izin Allah kami tetap bisa lolos ke tingkat provinsi. Saat pelaksanaan di provinsi, kami juga mendapat pool yang cukup baik sehingga peluang untuk masuk final terbuka. Meski sempat tertinggal, akhirnya kami berhasil menembus final dan meraih juara tiga,” tuturnya.
Pesan untuk Generasi Muda
Di akhir wawancara, Hafizh menyampaikan harapannya kepada generasi muda agar semakin memahami nilai-nilai kebangsaan dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya berharap teman-teman dan adik-adik saya sebagai generasi muda dan generasi penggerak perubahan dapat memahami negara kita dan empat pilar kebangsaan. Kitalah yang akan menjadi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para pelajar aktif mengikuti berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kapasitas diri.
“Jadilah orang yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Ikutilah kegiatan positif seperti lomba, forum, organisasi, dan berbagai kegiatan pengembangan diri lainnya. Dengan cara itulah kita bisa menjadi pribadi yang terus berkembang. Kitalah pondasi bangsa, kitalah yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Kualitas pemimpin dan pemerintahan masa depan ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini,” pungkas Hafizh.
Keberhasilan SMAN 1 Tolitoli meraih Juara III Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan mampu mengantarkan generasi muda meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Tolitoli di tingkat provinsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....