Gubernur Sulteng Serukan Perang Semesta Lawan Narkoba
- 10 Jun 2026 22:05 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyerukan gerakan perang semesta terhadap narkotika sebagai langkah menghadapi maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sulawesi Tengah.
Menurut Anwar Hafid, Sulawesi Tengah saat ini menempati peringkat ketiga nasional dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sejumlah kabupaten, termasuk Tolitoli, masuk dalam kategori daerah rawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Dalam keterangannya, Anwar menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Keterbatasan jumlah personel membuat keterlibatan aktif masyarakat menjadi sangat penting dalam mengawasi lingkungan masing-masing.
"Perang terhadap narkoba harus menjadi gerakan bersama. Dengan keterbatasan aparat, kekuatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah dan mengawasi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing," ujar Anwar Hafid, Rabu (10/6/2026).
Salah satu langkah yang didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah adalah mengaktifkan kembali budaya wajib lapor bagi warga pendatang atau warga baru yang masuk ke lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, partisipasi masyarakat dapat mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkotika.
Sementara itu, Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, terutama di kalangan generasi muda.
Menurut Amran, selain peran pemerintah dan aparat keamanan, orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi pergaulan anak-anak serta memberikan pendidikan yang baik agar terhindar dari bahaya narkoba.
"Orang tua harus terus mengawasi dan membimbing anak-anaknya, sekaligus mendorong mereka untuk berprestasi di bidang pendidikan, olahraga, seni, maupun kegiatan positif lainnya agar memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika," kata Amran.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....