Gelar Budaya Nusantara Session II Digelar di Tolitoli, Dorong Pelestarian Seni dan
- 06 Jun 2026 08:05 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli-Upaya menjaga, melestarikan, dan mempromosikan seni budaya Nusantara, khususnya budaya dan seni lokal, kembali diwujudkan melalui Gelar Budaya Nusantara Session II yang dipusatkan di Bundaran Tugu Cengkeh, Kabupaten Tolitoli. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Juni 2026 ini resmi dibuka pada Kamis sore dan mendapat antusiasme masyarakat.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus inisiator kegiatan, Faisal Alatas, mengatakan bahwa pelaksanaan Gelar Budaya Nusantara dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap semakin tergerusnya bahasa dan budaya lokal. Menurutnya, data dunia menunjukkan bahwa setiap tiga bulan terdapat satu bahasa lokal yang punah, sehingga diperlukan upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya sebagai warisan luhur bangsa.
Ia menegaskan bahwa Sulawesi Tengah merupakan daerah yang kaya akan seni dan budaya, dengan ratusan tradisi serta kawasan cagar budaya yang menjadi aset berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang."Melalui pagelaran budaya ini, berbagai seni budaya dari suku Tolitoli, Dondo, Dampal, Buol, serta sejumlah suku lainnya yang hidup berdampingan di wilayah Tolitoli dapat ditampilkan kepada masyarakat luas.Selain pelestarian target kedepan budaya dan seni menjadi sektor ekonomi kreatif untuk pembangunan daerah khususnya sektor pariwisata"Ungkap Faisal alatas.

Mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Bidang Budaya, Muhammad Safril, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Gelar Budaya Nusantara mampu menumbuhkan minat generasi muda untuk menggali, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas daerah.
Menurutnya, pelestarian budaya sejalan dengan program pembangunan daerah sembilan Berani yang mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan tetap berpegang pada akar budaya bangsa.
Sementara itu, Bupati Tolitoli yang diwakili Asisten III Setda Tolitoli, Muhammad Mukti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Tolitoli memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tari, musik tradisional, lagu daerah hingga kuliner khas yang menjadi identitas masyarakat setempat.
Ia menilai kegiatan budaya seperti ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan persaudaraan antar suku dan budaya. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kreativitas positif bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pembukaan Gelar Budaya Nusantara Session II turut dihadiri anggota DPRD Tolitoli, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para ketua kerukunan adat dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Tolitoli.
Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan tari tradisional, musik daerah, lagu-lagu Nusantara, serta aneka kuliner khas dari berbagai daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....