Pelajar di Pulau Kabetan Belum Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
- 03 Jun 2026 16:25 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi, kecerdasan pelajar, serta menekan angka stunting, hingga kini belum dirasakan oleh seluruh anak-anak di Indonesia. Salah satu wilayah yang belum tersentuh program tersebut adalah Pulau Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli.
Kepala Desa Kabetan, Ruslan, kepada RRI mengungkapkan bahwa meskipun program MBG telah berjalan hampir dua tahun, para pelajar di Pulau Kabetan belum pernah menerima manfaat dari program tersebut.
Menurutnya, kehadiran MBG sangat dinantikan oleh masyarakat setempat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan asupan gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan peningkatan kecerdasan mereka.
"Di pulau Kabetan sendiri terdapat sekitar 300 pelajar yang terdiri dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP yang diharapkan dapat menjadi penerima manfaat program tersebut. Inikan juga bentuk keadilan sosial, kenapa anak-anak di kota sudah mendapat program ini, tapi anak-anak kami di pulau belum tersentuh sedikitpun," keluh Ruslan, Rabu, 3 Juni 2026.
Ruslan mengatakan, masyarakat dan pemerintah desa berharap anak-anak di wilayah kepulauan juga memperoleh hak yang sama dalam menikmati Program Makan Bergizi Gratis sebagaimana pelajar di daerah lainnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut, pemerintah desa bahkan telah menyiapkan fasilitas dapur yang nantinya dapat digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk kegiatan memasak dan penyediaan makanan bagi para penerima manfaat.
"Selaku pemerintah desa Saya berharap pemerintah pusat maupun pihak terkait dapat segera merealisasikan pelaksanaan MBG di pulau Kabetan agar anak-anak di wilayah terpencil tidak tertinggal dalam memperoleh akses terhadap program peningkatan gizi nasional," harapnya.
Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis dirancang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan dan kawasan 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) melalui sistem Dapur Satelit. Dalam pelaksanaannya, makanan bergizi disalurkan langsung kepada pelajar, balita, dan ibu menyusui dengan memanfaatkan serta menyesuaikan bahan pangan lokal yang tersedia di masing-masing daerah.
Masyarakat pulau Kabetan berharap program tersebut segera hadir sehingga manfaat peningkatan gizi dan kualitas sumber daya manusia dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....