Harga Plastik Melonjak, Petani dan Pelaku Usaha di Tolitoli Terdampak
- 09 Apr 2026 14:02 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli – Lonjakan harga plastik tidak hanya dirasakan pelaku usaha makanan dan minuman, tetapi juga mulai membebani para petani di Kabupaten Tolitoli. Kenaikan harga ini terutama terjadi pada produk karung dan terpal yang menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas pertanian.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tolitoli, Taufik, mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik sangat dirasakan petani, khususnya untuk karung yang digunakan sebagai wadah gabah dan beras.
“Untuk karung, kenaikannya cukup tinggi, antara 80 hingga 90 persen. Sebelumnya satu bal karung dibeli sekitar Rp1,5 juta, sekarang sudah mencapai Rp3 juta per bal,” jelasnya.Kamis(9 April 2026)
Menurutnya, lonjakan harga ini menambah beban operasional petani, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Para petani pun berharap situasi global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah, dapat segera mereda agar harga kembali normal.
Sementara itu, penggiat lingkungan di Tolitoli, Wiyatmoko, menilai kenaikan harga plastik membawa dampak ganda bagi masyarakat.
“Di satu sisi tentu membebani warga dan pelaku usaha. Namun di sisi lain, ini bisa menjadi momentum untuk mengurangi penggunaan plastik dan menekan pencemaran lingkungan yang saat ini sudah cukup memprihatinkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahalnya harga plastik dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan dan tidak sekali pakai.
Diketahui, kenaikan harga berbagai produk plastik di dalam negeri terjadi akibat terganggunya impor bahan baku, seiring konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Kenaikan ini mulai terasa sejak pekan kedua Ramadan dan terus berlanjut hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....