Fenomena Pergeseran Tanah di Desa Mangubi, Warga Diimbau Waspada
- 25 Mar 2026 15:06 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Fenomena pergeseran tanah melanda Desa Mangubi, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang dipicu oleh curah hujan tinggi ini berdampak pada puluhan hektar lahan warga dan mengganggu stabilitas infrastruktur desa.
Camat Momunu, Syarif, dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa pergeseran tanah ini mencakup area yang cukup luas. "Pergeseran tanah terjadi di lahan seluas kurang lebih 50 hektar," ujarnya. Meskipun pergerakannya lambat, dampaknya menyerupai tanah longsor yang terus bergerak secara perlahan.
Fenomena pergeseran tanah ini tidak hanya merusak bentang alam, tetapi juga memutus akses vital warga, seperti terputusnya pipa-pipa saluran air bersih yang menyebabkan krisis air sehingga pihak Pemadam Kebakaran dan BPBD harus turun tangan menyuplai kebutuhan air ke Desa Mangubi.
Selain itu, kerusakan lahan pertanian yang ditanami jagung, kelapa, dan coklat membuat petani kini kesulitan melewati jalan menuju perkebunan untuk membawa hasil panen mereka.
Mengingat lokasi pergeseran tanah hanya berjarak sekitar 150 meter dari jalan raya dan cukup dekat dengan pemukiman, pihak kecamatan telah mengambil langkah preventif.
"Saya sudah menginstruksikan Kepala Desa untuk memasang baliho peringatan di titik-titik rawan," tegas Syarif, Rabu 25 Maret 2026.
Warga, terutama para petani, diminta untuk sementara waktu tidak melewati jalur tersebut demi menghindari risiko jatuhnya korban jiwa, mengingat tanah dilaporkan masih terus bergerak hingga hari ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....