Chicken Luncheon Homemade Halal Lebih Sehat tanpa Pengawet

  • 28 Feb 2026 14:49 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kreator kuliner Devina Hermawan kembali membagikan inovasi resep praktis melalui kanal YouTube pribadinya. Kali ini, ia menghadirkan resep ”Chicken Luncheon” atau meatloaf ayam yang disebut memiliki tekstur kenyal, juicy, serta cocok dijadikan stok makanan beku (frozen food) untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam video tersebut, Devina menjelaskan bahwa Chicken Luncheon ini terinspirasi dari produk olahan daging populer seperti SPAM dan MaLing. Namun berbeda dengan produk komersial tersebut, versi homemade ini menggunakan kombinasi daging paha ayam dan sedikit daging sapi dengan kandungan lemak lebih rendah serta tanpa tambahan bahan pengawet kimia.

Menurut Devina, penggunaan daging paha ayam bertujuan menghasilkan tekstur yang lembut dan tetap juicy. Sementara tambahan daging sapi memberikan aroma yang lebih kaya. Lemak alami diperoleh dari kulit ayam organik yang direbus terlebih dahulu agar lebih mudah dihaluskan menggunakan food processor.

“Teksturnya bisa kenyal dan halus kalau adonan tetap dingin saat diproses,” jelasnya. Untuk itu, Devina menambahkan es batu atau air dingin saat penggilingan guna menjaga suhu adonan sekaligus membantu pembentukan struktur protein daging.

Dari sisi pewarna, ia menggunakan beras ragi merah (red yeast rice) sebagai alternatif alami pengganti natrium nitrit yang umum digunakan dalam produk daging olahan pabrikan. Selain memberi warna kemerahan yang menarik, bahan ini juga dinilai lebih aman dan halal untuk konsumsi rumahan.

Adapun bahan aromatik pada masakan ini menggunakan bagian putih daun bawang yang ditumis dengan minyak, serta baking powder untuk tekstur kenyal bubuk bawang putih atau bawang goreng, dan minyak untuk menumis. Tambahkan bahan pengikat seperti tepung pati kentang atau tapioka, tepung roti/breadcrumbs, putih telur, kecap asin, dan es batu/air dingin.

Proses pembuatannya dilakukan dengan menggiling seluruh bahan hingga halus dan lengket, kemudian dimasukkan ke dalam loyang persegi panjang yang dilapisi kertas roti. Adonan dipadatkan agar tidak menyisakan rongga udara, lalu dikukus dengan api kecil selama 30 hingga 40 menit agar hasilnya tidak mengembang berlebihan dan kempis saat matang.

Setelah matang dan didinginkan, Chicken Luncheon dapat diiris sesuai kebutuhan. Produk ini bisa disimpan di dalam freezer dengan suhu minus 18 derajat Celsius hingga enam bulan, meski Devina menyarankan konsumsi maksimal tiga bulan untuk menjaga kualitas rasa dan aroma.

Chicken Luncheon ini dapat disajikan dengan cara digoreng hingga kecokelatan, dipanggang, atau ditumis sebagai topping nasi goreng, isian sandwich, campuran sup, hingga topping pizza. Devina berharap resep ini menjadi alternatif lauk praktis yang lebih sehat dan dapat diterima seluruh anggota keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....