Dokter Bedah Saraf Ingatkan Bahaya Makanan Ultra-Proses
- 31 Agt 2026 10:57 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Dokter Spesialis Bedah Saraf, dr. Ryan Rhiveldi Keswani, Sp.BS, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan pola konsumsi makanan, khususnya makanan ultra-proses atau ultra-processed food, karena dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan tubuh dan otak.
Hal tersebut disampaikan dr. Ryan dalam podcast Suara Berkelas bersama Bilal Faranov bertajuk “#1 Neurosurgeon: CARA HACK Otak Kamu Agar MUDAH Kerjain Hal SULIT”, episode ke-207. Dalam kesempatan itu, ia membahas pentingnya menjaga kesehatan otak melalui pola hidup dan kebiasaan sehari-hari.
Menurut dr. Ryan, konsumsi makanan ultra-proses secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan metabolisme tubuh. Jenis makanan tersebut juga berpotensi mengganggu keseimbangan mikrobiota usus serta meningkatkan risiko resistensi insulin yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.
Ia menjelaskan, makanan dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap resistensi insulin yang tidak hanya berdampak pada metabolisme tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan otak.
Khusus bagi masyarakat yang memiliki riwayat operasi tumor, dr. Ryan mengingatkan agar konsumsi gula dilakukan secara lebih hati-hati. “Kalau saya selalu bilang ke pasien-pasien saya, kalau yang pasien-pasien dengan riwayat operasi tumor saya bilang kalau bisa gula dihindari,” ujar dr. Ryan.
Ia menambahkan, pembatasan konsumsi gula penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara umum. Namun, pernyataan mengenai gula dan pertumbuhan tumor tersebut merupakan bagian dari penjelasan dr. Ryan dalam podcast dan tidak berarti bahwa gula secara langsung menjadi penyebab semua jenis tumor.
Selain menjaga pola makan, dr. Ryan menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia muda. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental yang dipersiapkan sejak dini dapat menjadi modal penting ketika seseorang memasuki usia lanjut, termasuk dengan membangun massa otot melalui aktivitas fisik dan olahraga secara rutin.
Dr. Ryan mengajak masyarakat mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan mengurangi konsumsi makanan ultra-proses dan gula berlebihan, memperbaiki pola makan, serta rutin berolahraga. Menurutnya, kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten sejak usia muda dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....