Manfaat Belimbing Wuluh, dari Atasi Jerawat hingga Jaga Tulang

  • 05 Agt 2026 15:43 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Belimbing wuluh dikenal sebagai buah yang memiliki cita rasa asam dan kerap dimanfaatkan sebagai pelengkap berbagai masakan, seperti sup, kari, maupun sambal. Di balik rasanya yang khas, buah ini ternyata menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan berkat kandungan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan di dalamnya.

Belimbing wuluh mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin B, kalsium, zat besi, flavonoid, tanin, terpen, serta senyawa antioksidan lainnya. Kandungan tersebut dipercaya mampu membantu menjaga daya tahan tubuh, kesehatan kulit, hingga mendukung fungsi organ tubuh apabila dikonsumsi secara tepat.

Dikutip dari Halodoc, salah satu manfaat belimbing wuluh adalah membantu mengatasi jerawat. Kandungan vitamin C, asam oksalat, dan vitamin A memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi jaringan kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Belimbing wuluh yang dihaluskan dan dicampur madu, kemudian digunakan sebagai masker wajah seminggu sekali, dipercaya dapat membantu mengurangi jerawat, bekas luka, noda hitam, serta membuat kulit tampak lebih bersih dan cerah.

Selain itu, belimbing wuluh juga disebut dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan flavonoid dan serat di dalamnya berperan dalam memperlambat penyerapan glukosa sehingga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Meski demikian, konsumsi buah ini tetap perlu disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan, khususnya bagi penyandang diabetes.

"Belimbing wuluh memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, manfaat tersebut tetap perlu diimbangi dengan pola hidup sehat dan tidak menggantikan terapi medis yang telah dianjurkan dokter," demikian dikutip dari informasi kesehatan yang dipublikasikan Halodoc.

Manfaat lainnya adalah membantu menjaga tekanan darah. Kandungan antioksidan dan sejumlah senyawa aktif dalam belimbing wuluh dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah. Air rebusan buah ini telah lama dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional. Namun, efektivitasnya masih memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut sehingga tidak disarankan sebagai pengganti obat hipertensi yang diresepkan dokter.

Belimbing wuluh juga memiliki sifat anti inflamasi berkat kandungan tanin dan terpen yang diyakini mampu membantu meredakan wasir. Selain itu, tingginya kandungan vitamin C pada buah ini juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga berpotensi mempercepat pemulihan saat mengalami batuk dan pilek.

Tak hanya itu, kandungan kalsium dalam belimbing wuluh bermanfaat untuk membantu menjaga kepadatan tulang dan mendukung kesehatan sistem rangka. Sementara kandungan fitonutrien yang bersifat analgesik dan antiinflamasi dipercaya dapat membantu meringankan kram otot, nyeri sendi, maupun kekakuan otot, baik melalui konsumsi maupun pemanfaatan daun belimbing wuluh secara tradisional.

Meski memiliki banyak manfaat, masyarakat tetap diimbau untuk mengonsumsi belimbing wuluh secara bijak dan tidak berlebihan. Penggunaan sebagai pengobatan alternatif sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis, terutama bagi penderita penyakit kronis atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu. Dengan konsumsi yang tepat, belimbing wuluh dapat menjadi salah satu pilihan bahan pangan alami yang mendukung kesehatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....