Perempuan Lebih Rentan Alami Anemia, Kenali Penyebab & Pencegahannya
- 25 Jul 2026 08:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Perempuan memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan laki-laki. Kondisi ini dipengaruhi oleh siklus menstruasi, kehamilan, persalinan, hingga masa menyusui yang menyebabkan kebutuhan zat besi meningkat dan tubuh lebih mudah kehilangan darah.
Anemia merupakan kondisi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat atau kadar hemoglobin berada di bawah normal. Kondisi ini dapat terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup, kehilangan darah lebih cepat daripada kemampuan tubuh untuk menggantinya, atau karena sel darah merah mengalami kerusakan lebih cepat.
Dikutip dari Halodoc dalam artikel "Penyebab Anemia Lebih Rentan Terjadi pada Wanita", salah satu penyebab utama anemia pada perempuan adalah menstruasi. Saat menstruasi, tubuh kehilangan darah yang mengandung zat besi. Risiko anemia akan semakin meningkat apabila menstruasi berlangsung lebih lama atau dengan volume darah yang banyak.
Selain itu, perempuan yang sedang hamil membutuhkan asupan zat besi lebih tinggi untuk memenuhi peningkatan volume darah dalam tubuh sekaligus mendukung pembentukan hemoglobin bagi pertumbuhan dan perkembangan janin.
Risiko anemia juga meningkat setelah persalinan karena ibu kehilangan cukup banyak darah. Selanjutnya, pada masa menyusui, kebutuhan zat besi tetap tinggi sehingga ibu menyusui dianjurkan untuk menjaga asupan nutrisi agar terhindar dari anemia.
Untuk mencegah anemia, perempuan disarankan melakukan pemeriksaan darah secara berkala sebagai langkah deteksi dini. Selain itu, kebutuhan zat besi dapat dipenuhi melalui konsumsi makanan bergizi, seperti daging merah, makanan laut, kacang polong, sayuran berdaun hijau tua seperti bayam, buah kering seperti kismis, serta sereal, roti, dan pasta yang diperkaya zat besi.
Dengan menerapkan pola makan sehat dan rutin memeriksakan kondisi kesehatan, risiko anemia dapat ditekan sehingga perempuan tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....