Puskesmas Bunobogu Siap Sukseskan Eradikasi Frambusia 2026
- 21 Jul 2026 14:34 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, BUOL – UPT Puskesmas Bunobogu menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan mensukseskan Program Eradikasi Frambusia Tahun Anggaran 2026. Komitmen tersebut disampaikan Kepala UPT Puskesmas Bunobogu, Hi. Darniati, SKM, pada Sabtu (18/7/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Buol.
Program eradikasi frambusia menjadi salah satu prioritas pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Melalui keterlibatan aktif seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah menargetkan terwujudnya wilayah yang bebas dari penyakit frambusia secara berkelanjutan.
Kepala UPT Puskesmas Bunobogu, Hi. Darniati, SKM, menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan seluruh tahapan program, mulai dari kegiatan pencegahan, deteksi dini, pemantauan hingga penanganan kasus frambusia di wilayah kerja Puskesmas Bunobogu.
"Kami berkomitmen mendukung penuh Program Eradikasi Frambusia Tahun Anggaran 2026. Seluruh tenaga kesehatan akan berperan aktif dalam upaya pencegahan, penemuan kasus secara dini, pemantauan, serta memberikan pengobatan sesuai standar agar target eliminasi frambusia dapat tercapai," ujar Hi. Darniati.
Menurutnya, frambusia merupakan penyakit menular yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada kualitas hidup penderitanya apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, penemuan kasus secara aktif menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung keberhasilan program eradikasi.
Selain pelayanan kesehatan, keberhasilan program juga membutuhkan dukungan lintas sektor. UPT Puskesmas Bunobogu akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan frambusia.
Hi. Darniati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit frambusia. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sejak dini dan penyebaran penyakit dapat dicegah.
"Keberhasilan eradikasi frambusia bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis wilayah kerja UPT Puskesmas Bunobogu dapat mendukung terwujudnya daerah yang bebas frambusia," tambahnya.
Melalui sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat, UPT Puskesmas Bunobogu optimistis Program Eradikasi Frambusia Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Buol.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....