Jangan Anggap Sepele Overthinking, Kenali Tanda & Cara Mengatasinya
- 13 Jul 2026 18:39 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Overthinking atau kebiasaan berpikir secara berlebihan, terutama terhadap hal-hal yang bernuansa negatif, dapat berdampak pada kesehatan mental apabila dibiarkan terus-menerus. Kondisi ini dapat memicu stres, kecemasan, hingga meningkatkan risiko depresi karena seseorang terus terjebak dalam pikiran yang tidak memberikan solusi.
Dikutip dari artikel Ikatan Dokter Indonesia (IDI), overthinking merupakan pola pikir yang membuat seseorang terus memikirkan suatu masalah tanpa menghasilkan jalan keluar. Akibatnya, pikiran menjadi sulit dikendalikan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa tanda seseorang mengalami overthinking antara lain sulit berhenti memikirkan suatu kejadian meskipun telah lama berlalu, terus mempertanyakan keputusan yang telah diambil, selalu membayangkan skenario terburuk, takut melakukan kesalahan, sulit berkonsentrasi, mudah gelisah dan marah, serta mengalami gangguan tidur.
Untuk membantu mengatasi overthinking, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan teknik menulis jurnal atau journaling. Teknik pertama adalah Brain Dump, yaitu menuliskan seluruh pikiran, kekhawatiran, dan kecemasan tanpa disaring atau diedit. Cara ini membantu otak menyadari bahwa ketakutan tersebut hanyalah pikiran dan belum tentu merupakan ancaman nyata.
Teknik berikutnya adalah Fact vs. Fear, yakni membandingkan antara ketakutan yang dirasakan dengan fakta atau bukti yang ada. Dengan cara ini, seseorang dapat membedakan mana kekhawatiran yang realistis dan mana yang hanya muncul akibat asumsi negatif.
Selain itu, Body Cue Check atau jurnal sensasi tubuh dapat membantu mengenali asal ketegangan fisik yang dirasakan sehingga tidak langsung diartikan sebagai gejala penyakit serius. Setelah itu, disarankan menutup sesi menulis dengan Jurnal Syukur dan Distraksi Positif, yaitu mencatat hal-hal yang patut disyukuri dan aktivitas positif agar fokus pikiran beralih dari kecemasan menuju hal-hal yang lebih menenangkan.
Apabila rasa cemas, takut, atau overthinking berlangsung terus-menerus hingga mengganggu pekerjaan, hubungan sosial, maupun kualitas hidup, sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....