Daycare Qurrota A’yyun Perkuat Fondasi Belajar Anak Melalui Pembelajaran Sensori

  • 27 Jun 2026 15:24 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli- Daycare Qurrota A’yyun terus mengembangkan metode pembelajaran sensori sebagai upaya memperkuat tumbuh kembang anak usia dini. Melalui berbagai aktivitas bermain dan eksplorasi, anak-anak diajak belajar menggunakan seluruh indera yang dimiliki untuk mengenal lingkungan sekitarnya.

Owner Daycare Qurrota A’yyun, Sardah, menjelaskan bahwa pembelajaran sensori merupakan cara anak memahami dunia melalui lima indera utama, yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa, ditambah kemampuan gerak serta keseimbangan tubuh.

Menurutnya, stimulasi sensori sangat penting karena berperan besar dalam perkembangan otak anak. Ia menyebutkan bahwa sekitar 80 persen perkembangan otak terjadi sebelum anak berusia tiga tahun, sehingga berbagai pengalaman sensori menjadi bagian penting dalam membangun koneksi sel saraf yang mendukung proses belajar di masa depan.

Selain itu, pembelajaran sensori juga menjadi dasar bagi perkembangan kemampuan motorik kasar dan motorik halus. Anak yang mendapatkan stimulasi sensori yang optimal cenderung memiliki koordinasi gerak yang lebih baik serta lebih siap dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi.

Sardah menambahkan, pemenuhan kebutuhan sensori juga membantu anak dalam mengatur emosi dan meningkatkan konsentrasi. Anak yang memperoleh stimulasi yang cukup umumnya lebih tenang dan mampu fokus lebih lama saat mengikuti berbagai kegiatan belajar.

Pembelajaran sensorik juga bermanfaat bagi anak yang memiliki sensitivitas tertentu terhadap suara, tekstur, atau rangsangan lainnya. Melalui kegiatan yang dilakukan secara bertahap, sistem saraf anak dapat beradaptasi sehingga mereka tidak mudah merasa kewalahan terhadap lingkungan sekitar.

Sardah mengajak para orang tua untuk aktif terlibat dalam memberikan stimulasi sensori kepada anak. Menurutnya, aktivitas sederhana seperti bermain pasir, menginjak rumput, berlari, memanjat, dan bermain bersama orang tua dapat menjadi sarana belajar yang efektif. “Anak belajar bukan hanya dari buku, tetapi juga melalui tangan, kaki, hidung, dan seluruh tubuhnya. Sensori merupakan pondasi penting sebelum anak memasuki tahap belajar yang lebih tinggi seperti membaca, menulis, berhitung, dan kemampuan berpikir lainnya,” tutupnya. Jumat 26, Juni 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....