Nyeri Dada Menjalar Harus Diwaspadai sebagai Serangan Jantung
- 10 Jun 2026 15:17 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri, terutama pada seseorang berusia di atas 40 tahun, perlu diwaspadai sebagai salah satu tanda serangan jantung. Hal itu disampaikan oleh Muhammad Ikhsanuddin Qothi atau yang akrab dikenal sebagai dr. Ikhsan dalam podcast milik Raditya Dika topik “Sakit Jantung, Sakit Jantung, Sakit Jantung, ENOUGH!!”. Dr. Ikhsan dikenal luas melalui konten edukasi kesehatan yang dibagikannya di media sosial, khususnya TikTok dan Instagram.
Dalam perbincangan tersebut, dr. Ikhsan menjelaskan bahwa gejala serangan jantung tidak selalu mudah dikenali. Nyeri yang muncul sering kali sulit ditunjukkan secara spesifik oleh pasien karena sumber masalah berasal dari kerusakan otot jantung yang berada di dalam tubuh. Karena itu, keluhan nyeri dada yang disertai penjalaran ke lengan kiri, sesak, atau keringat dingin harus mendapat perhatian serius.
”Salah satu gejala khas (serangan jantung) kalau dia datang hanya kok dada saya sesak sesak gitu tapi ditanya menjalar apa tidak , tetap ada kemungkinannya makanya nanti dicek. Makanya kalau misalkan ada orang dengan kecurigaan serangan jantung kita cek minimal banget EKG dan nanti kita cek darah.” ujar Dr. Ikhsan
Selain membahas serangan jantung, dr. Ikhsan juga menyoroti bahaya hipertensi atau tekanan darah tinggi yang sering disebut sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam. Ia mencontohkan kasus seorang wanita berusia 45 tahun yang mengalami pusing di bagian belakang kepala dan diketahui memiliki tekanan darah tinggi.
Hipertensi dinilai berbahaya karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dapat merusak pembuluh darah secara perlahan. Organ yang paling rentan terdampak adalah otak dan ginjal. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara berkala sangat dianjurkan untuk mendeteksi kondisi tersebut sejak dini.
Dr. Ikhsan menjelaskan bahwa tekanan darah normal umumnya berada di bawah 140/90 mmHg. Jika melebihi angka tersebut secara terus-menerus, risiko berbagai penyakit kardiovaskular akan meningkat.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala seperti nyeri dada yang menjalar, sesak napas, keringat dingin, maupun tekanan darah yang tinggi. Pemeriksaan dan penanganan medis sedini mungkin dapat membantu mencegah komplikasi serius yang mengancam jiwa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....