7 Tanda Tubuh Kekurangan Gula
- 29 Mei 2026 19:03 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Tubuh membutuhkan gula atau glukosa sebagai sumber energi utama untuk menjalankan berbagai fungsi organ, terutama otak. Ketika kadar gula darah turun terlalu rendah atau mengalami hipoglikemia, tubuh akan memberikan sejumlah tanda peringatan yang sering kali tidak disadari.
Melansir dari Alodokter, kondisi gula darah rendah tidak hanya dialami penderita diabetes, tetapi juga bisa terjadi akibat telat makan, diet ekstrem, olahraga berlebihan, atau kurang asupan nutrisi. Menurut sumber medis, hipoglikemia umumnya terjadi ketika kadar gula darah berada di bawah 70 mg/dL.
Berikut tujuh tanda tubuh kekurangan gula yang perlu diwaspadai:
1. Tubuh Mendadak Lemas
Saat tubuh kekurangan glukosa, energi untuk sel-sel tubuh ikut menurun. Akibatnya, seseorang bisa tiba-tiba merasa lemas, lesu, dan tidak bertenaga meski tidak melakukan aktivitas berat.
2. Pusing dan Kepala Terasa Ringan
Otak sangat bergantung pada glukosa untuk bekerja optimal. Karena itu, kadar gula darah yang rendah dapat menyebabkan pusing, keliyengan, bahkan sakit kepala.
3. Tubuh Gemetar dan Berkeringat Dingin
Kondisi hipoglikemia dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang menyebabkan tubuh gemetar, jantung berdebar, hingga muncul keringat dingin. Gejala ini sering muncul secara tiba-tiba.
4. Sulit Konsentrasi
Kurangnya kadar gula membuat fungsi otak menurun sehingga seseorang menjadi sulit fokus, mudah bingung, dan kesulitan berpikir jernih.
5. Mudah Lapar
Rasa lapar berlebihan merupakan salah satu sinyal paling umum saat gula darah turun. Tubuh memberi tanda bahwa energi yang tersedia mulai menipis dan membutuhkan asupan makanan.
6. Jantung Berdebar
Peningkatan hormon stres akibat gula darah rendah juga bisa memicu detak jantung terasa lebih cepat atau berdebar-debar. Kondisi ini sering disertai rasa cemas.
7. Kesemutan dan Penglihatan Kabur
Pada kondisi yang lebih serius, hipoglikemia dapat menyebabkan kesemutan, pandangan kabur, hingga penurunan kesadaran jika tidak segera ditangani.
Jangan Abaikan Gejalanya
Dokter menyarankan masyarakat tidak mengabaikan tanda-tanda gula darah rendah, terutama jika sering terjadi berulang. Penanganan sederhana seperti mengonsumsi makanan atau minuman manis dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
Namun, jika gejala terus muncul atau disertai pingsan dan kejang, penderita dianjurkan segera mencari bantuan medis. Hipoglikemia yang tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius pada otak dan organ tubuh lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....