Terapi Alami Terbukti Bantu Ringankan Kram saat Menstruasi
- 21 Mei 2026 14:05 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Dismenore atau nyeri haid merupakan kondisi yang umum dialami perempuan saat menstruasi. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri pada perut akibat kram rahim yang muncul sejak awal menstruasi dan dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.
Berdasarkan penelitian berjudul “Terapi Non-Farmakologi untuk Mengatasi Nyeri Dismenore pada Remaja” dari Program Studi DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Faletehan, terdapat sejumlah terapi non farmakologi yang dapat membantu mengurangi intensitas nyeri haid tanpa menggunakan obat-obatan.
Beberapa terapi tersebut di antaranya teknik relaksasi napas dalam. Teknik ini dilakukan selama kurang lebih 15 hingga 30 menit untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks. Secara fisiologis, relaksasi pernapasan dalam dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh dan memberikan rasa nyaman sehingga nyeri akibat dismenore dapat lebih terkontrol.
Selain itu, kompres hangat juga dapat menjadi pilihan untuk meredakan nyeri haid. Kompres hangat pada bagian perut bawah dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan membuat otot rahim lebih rileks sehingga rasa kram berkurang. Namun, penggunaan kompres hangat tidak dianjurkan terlalu lama karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Terapi lainnya yang dapat dilakukan yaitu mengonsumsi cokelat hitam. Kandungan tertentu dalam cokelat hitam dipercaya dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi rasa tidak nyaman saat menstruasi.
Terapi musik juga dinilai efektif membantu mengurangi nyeri dismenore. Musik klasik menjadi salah satu jenis musik yang direkomendasikan karena memiliki tempo yang sejalan dengan detak jantung manusia, yakni sekitar 60 hingga 80 ketukan per menit sehingga memberikan efek relaksasi pada tubuh.
Selain itu, aromaterapi turut menjadi alternatif terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri haid. Aromaterapi bekerja melalui sistem penghidu dan sirkulasi darah yang dapat memberikan efek menenangkan baik secara fisik maupun psikologis.
Sementara itu, latihan fisik atau olahraga ringan secara rutin juga dianjurkan untuk membantu mengatasi dismenore. Aktivitas fisik dapat meningkatkan produksi endorfin atau hormon alami penahan rasa sakit sehingga rasa nyeri saat menstruasi dapat berkurang. Latihan yang dilakukan secara teratur juga membantu melancarkan aliran darah ke organ reproduksi. Dengan penerapan terapi non farmakologi tersebut, diharapkan remaja perempuan dapat lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari meski sedang mengalami menstruasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....