WHO Pimpin Kampanye Dunia di Hari Malaria Sedunia 2026
- 25 Apr 2026 16:58 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Hari Malaria Sedunia kembali diperingati setiap tanggal 25 April sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya malaria serta pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Peringatan ini diinisiasi oleh World Health Organization (WHO) sejak tahun 2007 melalui Sidang Majelis Kesehatan Dunia.
Pada tahun 2026, WHO bersama mitra internasional meluncurkan kampanye bertajuk “Driven to End Malaria: Now We Can. Now We Must.” Kampanye ini menjadi seruan global untuk mempercepat upaya eliminasi malaria melalui edukasi masyarakat, inovasi teknologi kesehatan, serta penguatan komitmen pendanaan.
WHO menegaskan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan saat ini membuka peluang nyata untuk mengakhiri malaria. Berbagai inovasi seperti vaksin malaria, pengobatan baru, hingga teknologi pengendalian nyamuk terus dikembangkan dan mulai diterapkan di berbagai negara. Bahkan, sekitar 25 negara telah mulai menggunakan vaksin malaria untuk melindungi jutaan anak setiap tahun.
Selain inovasi, kampanye ini juga menitikberatkan pada edukasi dan pencegahan di tingkat komunitas. Hari Malaria Sedunia menjadi sarana penting untuk menyebarkan informasi mengenai cara mencegah gigitan nyamuk, pentingnya penggunaan kelambu, serta akses terhadap diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Secara global, malaria masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang. Penyakit ini sebenarnya dapat dicegah dan diobati, namun masih menyebabkan ratusan ribu kematian setiap tahun, terutama pada anak-anak.
Di Indonesia, pemerintah juga terus memperkuat program eliminasi malaria dengan target bebas malaria pada tahun 2030. Peringatan Hari Malaria Sedunia dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.
Dengan kampanye global yang digencarkan WHO, Hari Malaria Sedunia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan simbolis, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam mewujudkan dunia bebas malaria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....