Dampak sinar matahari langsung untuk kesehatan kulit
- 25 Apr 2026 14:11 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Beberapa bulan terakhir cuaca panas terik dirasakan oleh Masyarakat Indonesia , Paparan sinar matahari langsung tanpa pelindung berbahaya bagi kulit karena radiasi ultraviolet (UVA/UVB) dapat menyebabkan penuaan dini (kerutan, flek hitam), kulit terbakar (sunburn), tekstur kasar, penurunan sistem imun kulit, hingga risiko kanker kulit. Sinar UV merusak DNA sel kulit, memicu produksi melanin berlebih, dan merusak serat kolagen.
Berikut adalah beberapa bahaya sinar matahari langsung untuk kulit:
1. Penuaan Dini (Photoaging): Paparan UVA menembus dalam, merusak kolagen dan elastin, menyebabkan keriput, kulit kendur, dan bintik penuaan.
2. Kulit Terbakar (Sunburn): Sinar UVB menyebabkan kulit memerah, perih, gatal, dan mengelupas.
3. Kanker Kulit: Kerusakan DNA oleh sinar UV yang menumpuk dapat memicu pertumbuhan sel kanker (karsinoma sel basal/skuamosa).
4. Hiperpigmentasi (Flek Hitam): Sinar matahari merangsang produksi melanin berlebih, menyebabkan noda gelap, melasma, dan warna kulit tidak merata.
5. Penurunan Sistem Imun Kulit: Paparan berlebih dapat mengganggu mekanisme pertahanan kulit.
6. Kulit Kering dan Kusam: Radiasi panas membuat kelembaban alami kulit hilang
Tips Pencegahan:
Gunakan tabir surya (sunscreen) dengan SPF minimal 15-30 atau lebih setiap hari, terutama saat keluar rumah, Hindari aktivitas luar ruangan pada pukul 10.00-16.00 saat sinar UV paling kuat dan Gunakan pakaian tertutup, topi, dan kacamata hitam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....