Berat Badan Berlebih Tingkatkan Risiko Gangguan pada Lutut

  • 21 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Berat badan berlebih diketahui dapat memberikan tekanan berlebih pada sendi lutut dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem muskuloskeletal.

Kondisi kelebihan berat badan atau Obesitas membuat lutut menanggung beban lebih besar saat berdiri, berjalan, maupun beraktivitas. Tekanan tersebut dalam jangka panjang dapat mempercepat kerusakan sendi.

Ahli kesehatan menyebutkan, salah satu dampak yang sering muncul adalah Osteoartritis Lutut, yaitu peradangan sendi akibat penipisan tulang rawan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kaku, serta penurunan kemampuan bergerak.

Setiap penambahan berat badan akan meningkatkan beban pada lutut secara signifikan. Saat berjalan, tekanan pada sendi lutut bisa mencapai beberapa kali lipat dari berat tubuh, sehingga risiko cedera dan keausan sendi menjadi lebih tinggi.

Selain faktor mekanis, obesitas juga berkaitan dengan proses peradangan dalam tubuh. Jaringan lemak dapat menghasilkan zat yang memicu peradangan sehingga memperburuk kondisi sendi.

Gejala gangguan lutut akibat berat badan berlebih antara lain nyeri saat berjalan, sulit naik turun tangga, serta rasa kaku setelah beristirahat. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga berat badan tetap ideal melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda dapat membantu mengurangi beban pada sendi sekaligus meningkatkan kekuatan otot penopang lutut.

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari aktivitas berisiko tinggi yang dapat memperparah kondisi lutut, terutama bagi individu dengan berat badan berlebih.

Dengan menjaga berat badan tetap seimbang, risiko gangguan pada lutut dapat ditekan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....