Kenali Ciri Beras Berkutu yang Masih Layak Konsumsi

  • 07 Apr 2026 14:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Beras yang berkutu dan berulat kerap membuat masyarakat ragu untuk mengonsumsinya. Namun, secara umum beras tersebut masih aman atau layak dimakan, selama kutu dan ulatnya dibersihkan dengan benar serta tidak mengalami kerusakan parah.

Kelayakan konsumsi beras berkutu sangat bergantung pada tingkat keparahan dan kondisi fisik beras setelah dibersihkan. Jika jumlah kutu hanya sedikit dan mudah dibersihkan, beras cukup dicuci berulang kali hingga bersih. Kutu beras jenis Sitophilus oryzae sendiri tidak beracun dan tidak menyebarkan penyakit, sehingga tidak berbahaya jika tidak sengaja tertelan karena akan mati saat proses memasak.

Selain itu, beras masih layak dikonsumsi apabila setelah dicuci tetap memiliki warna normal serta aroma khas beras, bukan bau apek atau tengik.Sebaliknya, beras tidak layak dikonsumsi jika sudah mengeluarkan bau apek, busuk, atau tengik yang kuat. Kondisi ini menandakan beras telah mengalami kerusakan.

Tanda lainnya adalah munculnya jamur yang terlihat seperti bintik putih, kuning, atau abu-abu, serta perubahan tekstur menjadi lembek, berlendir, atau menggumpal. Bahkan, jika jumlah ulat sudah sangat banyak hingga melebihi jumlah beras, maka kualitasnya sudah menurun drastis dan sebaiknya dibuang.

Untuk memastikan keamanan, beras berkutu dapat diolah dengan beberapa cara. Di antaranya dengan menjemur beras di bawah sinar matahari agar kutu keluar, mencuci beras hingga air benar-benar jernih, serta merendam selama 15 hingga 30 menit agar ulat yang tersembunyi keluar. Setelah itu, beras harus dimasak hingga matang sempurna.

Dilansir dari artikel Halodoc, ada beberapa langkah untuk memperpanjang masa simpan beras, seperti menggunakan wadah kedap udara berbahan plastik tebal, kaca, atau logam, menyimpannya di tempat sejuk, gelap, dan kering, serta menerapkan sistem “First In, First Out” atau menggunakan stok lama lebih dulu.

Dengan demikian, selama beras tidak berbau apek dan tidak berjamur, beras tersebut masih aman untuk dikonsumsi setelah dibersihkan dengan baik, meskipun kandungan nutrisinya mungkin sedikit berkurang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....